Satu Dekade WTP, Lamongan Jaga Kepercayaan Kelola APBD

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat, 29 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Jumat, 29 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali mencatatkan capaian penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Pemkab Lamongan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Capaian tersebut diumumkan bersamaan dengan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Sidoarjo, Jumat (29/5/2026).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menerima langsung dokumen hasil pemeriksaan tersebut bersama kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Raihan WTP selama satu dekade berturut-turut menjadi indikator penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Di tengah tingginya tuntutan transparansi publik, opini tersebut menunjukkan laporan keuangan pemerintah dinilai disajikan secara wajar sesuai standar yang berlaku.

“Alhamdulillah, Kabupaten Lamongan kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi,” katanya.

Meski demikian, Pak Yes menegaskan bahwa WTP bukan sekadar penghargaan administratif. Baginya, opini tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mengelola uang rakyat secara benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“WTP bukan hanya prestasi, tetapi kewajiban yang harus terus dipertahankan. Karena mempertahankan tentu lebih sulit,” tegasnya.

Ia memastikan seluruh catatan dan rekomendasi yang diberikan BPK akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, termasuk mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, BPK Perwakilan Jawa Timur menjelaskan bahwa opini WTP diberikan setelah melalui proses pemeriksaan menyeluruh terhadap transaksi dan pengelolaan keuangan selama tahun anggaran berjalan. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai aspek yang menjadi dasar penilaian.

Pemkab Lamongan juga menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sebab pada akhirnya, tata kelola keuangan yang sehat bukan hanya soal laporan yang baik, tetapi juga tentang bagaimana anggaran daerah benar-benar memberi manfaat bagi warga Lamongan,”pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru