Sekda Malang Raih Penghargaan Good Governance, Dorong Transparansi Layanan Publik

Jumat, 17 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Malang Budiar menerima penghargaan PWI Jatim Award 2026 di Surabaya, Kamis 16 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Sekda Kabupaten Malang Budiar menerima penghargaan PWI Jatim Award 2026 di Surabaya, Kamis 16 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, meraih penghargaan Tokoh Penggerak Good Governance Daerah dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. Penghargaan ini diberikan dalam PWI Jatim Award 2026 pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-80 PWI, Kamis (16/4) malam.

Penghargaan tersebut menjadi sorotan karena berkaitan langsung dengan upaya perbaikan tata kelola pemerintahan yang berdampak pada kualitas layanan publik. Transparansi anggaran, akuntabilitas kinerja, hingga digitalisasi layanan menjadi indikator utama yang dinilai.

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim menyerahkan langsung penghargaan tersebut, disaksikan Ketua PWI Pusat Akhmad Munir. Penilaian diberikan kepada figur yang dinilai konsisten mendorong reformasi birokrasi dan membuka ruang partisipasi publik dalam pemerintahan.

Budiar menyatakan penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi refleksi kerja kolektif pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada PWI Pusat dan PWI Jawa Timur. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menegaskan, penerapan good governance menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat, terbuka, dan bebas dari praktik birokrasi yang berbelit.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Malang dinilai mulai memperkuat sistem pelayanan berbasis digital dan mendorong keterbukaan informasi publik. Langkah ini penting untuk memangkas potensi penyimpangan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Selain itu, reformasi birokrasi yang dijalankan juga diarahkan untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak langsung pada kebutuhan warga, mulai dari pelayanan administrasi hingga program pembangunan.

Menurut Budiar, tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi memastikan inovasi pelayanan terus berjalan dan dirasakan masyarakat secara nyata.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawab pemerintah adalah memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru