Selvi Gibran Kampanyekan Cegah Pernikahan Dini di NTB

Kamis, 12 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Selvi Gibran Rakabuming saat berdialog hangat dengan para pelajar dalam kampanye pencegahan pernikahan dini di RSUD Provinsi NTB, Rabu (11/6/2025) | Dok Ho/RadarBangsa

Ibu Selvi Gibran Rakabuming saat berdialog hangat dengan para pelajar dalam kampanye pencegahan pernikahan dini di RSUD Provinsi NTB, Rabu (11/6/2025) | Dok Ho/RadarBangsa

NTB, RadarBangsa.co.id – Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mempertegas komitmennya terhadap perlindungan anak dan perempuan. Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap agenda nasional tersebut, Ibu Selvi Gibran Rakabuming selaku Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), melaksanakan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (11/6/2025).

Bertempat di Jl. Prabu Rangkasari, Dasan Cermen, Kota Mataram, kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ibu Selvi di Pulau Lombok yang difokuskan pada isu strategis, yakni pencegahan pernikahan usia dini. Isu tersebut masih menjadi tantangan serius di sejumlah daerah, termasuk NTB yang memiliki angka pernikahan anak cukup tinggi.

Dalam kunjungannya, Ibu Selvi turut didampingi sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta Agathia Iqbal, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB Enen Saribanon, serta perwakilan anggota Seruni KMP. RSUD NTB dipilih sebagai lokasi kunjungan karena perannya sebagai rumah sakit rujukan utama yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk dari wilayah terpencil.

Ibu Selvi menekankan bahwa pendekatan edukatif dan kolaboratif menjadi kunci dalam menekan angka pernikahan anak. Ia menyerukan keterlibatan berbagai elemen, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas lokal, hingga tenaga medis dan aparat penegak hukum.

“Pencegahan pernikahan usia dini tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh peran bersama, termasuk layanan kesehatan seperti RSUD untuk aktif memberikan edukasi soal kesehatan reproduksi secara menyeluruh kepada remaja,” ujar Ibu Selvi.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Selvi tak hanya memberikan sambutan formal, tetapi juga terjun langsung berdialog dengan para peserta yang sebagian besar merupakan pelajar. Dengan gaya bicara yang hangat dan komunikatif, ia mengajak para remaja untuk berdiskusi mengenai dampak negatif dari pernikahan dini. Suasana semakin hidup ketika Ibu Selvi menyisipkan candaan seputar dunia remaja, termasuk topik pacaran, yang disambut tawa dan antusiasme para siswa.

Namun di balik keakraban itu, pesan serius tetap disampaikan secara tegas.

“Tadi sudah disampaikan banyak hal, mulai dari dampak fisik, mental, sampai sisi hukum. Intinya, tidak ada manfaat dari pernikahan di usia anak. Jadi mari kita bersama cegah pernikahan usia dini. Fokus belajar, kejar cita-cita,” tegasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru