NTB, RadarBangsa.co.id – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Pulau Lombok, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), Ibu Selvi Gibran Rakabuming, menyambangi kawasan Pantai Senggigi, tepatnya di Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (11/6/2025).
Setibanya di lokasi, Ibu Selvi disambut hangat oleh Ibu Ernawati Trenggono, Ibu Erni TB Heru, dan Ibu Erni Zuhara. Agenda utama dalam kunjungan ini adalah mendalami potensi maritim daerah melalui pemaparan dari Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok, Wawan Cahyono Ashuri, yang menjelaskan panjang lebar mengenai proses budidaya tiram mutiara, salah satu komoditas unggulan NTB.
Produksi mutiara disebut sebagai proses yang memadukan ketekunan, ilmu pengetahuan, dan teknologi tinggi. Untuk menghasilkan tiram siap panen, diperlukan waktu antara 36 hingga 40 bulan sejak tahap pemijahan, pendederan, hingga proses insersi atau penanaman inti mutiara ke dalam tubuh tiram. Tahap ini menjadi krusial untuk merangsang pembentukan butiran mutiara berkualitas.
“Tiram mutiara di Indonesia merupakan jenis *long life oyster*, yang umurnya bisa mencapai 20 tahun. Ini memungkinkan mereka dimanfaatkan sebagai indukan unggul secara berkelanjutan,” jelas Wawan.
Tak hanya mendengarkan pemaparan, Ibu Selvi juga berkesempatan memanen langsung butiran mutiara dari tiram hasil budidaya. Momen ini tak hanya menjadi pengalaman baru baginya, tetapi juga simbol dukungan terhadap potensi ekonomi maritim daerah. Ia mengapresiasi bagaimana sektor ini tak hanya bernilai ekonomis tinggi, tapi juga sarat ilmu pengetahuan dan kearifan lokal.
“Ini membuktikan bahwa daerah seperti NTB menyimpan potensi luar biasa, baik dari sisi alam, budaya, maupun kemampuan masyarakatnya,” ucapnya.
Kunjungan ke pusat budidaya mutiara ini menjadi agenda ketiga dalam rangkaian kegiatan Ibu Selvi di NTB bersama tim Dekranas dan Seruni KMP. Secara umum, lawatan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ekonomi nasional berbasis potensi lokal dan penguatan sektor kelautan.
Sebagai informasi, perairan Lombok selama ini dikenal sebagai salah satu penghasil mutiara berkualitas tinggi di Indonesia. Bahkan, produk lokal ini telah berhasil menembus pasar internasional. Kombinasi antara kondisi laut yang mendukung dan teknologi budidaya yang terus berkembang menjadikan mutiara Lombok sebagai kebanggaan daerah sekaligus aset nasional yang perlu terus dikembangkan.
Lainnya:
- KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
- FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin








