SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Upaya pengembangan kawasan heritage Kranggan di Kota Semarang terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan buka puasa bersama dan silaturahmi yang digelar Pokdarwis Krabat Kranggan di Resto Happy, Jalan DI Panjaitan No.19, Kampung Kali, Semarang, Jumat (7/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Muhamad Farchan M.T., Ketua Pokdarwis Krabat Kranggan Hengky, jajaran pengurus, serta sekitar 40 anggota komunitas penggerak wisata tersebut.
Momentum buka puasa bersama dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi internal sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota dalam mendukung pengembangan kawasan Kranggan sebagai salah satu kawasan wisata berbasis sejarah di Kota Semarang.
Dalam kesempatan itu, Muhamad Farchan menyatakan dukungannya terhadap langkah Pokdarwis Krabat Kranggan yang tengah menginisiasi penguatan kawasan heritage di wilayah tersebut.
“Pengembangan kawasan heritage seperti Kranggan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara masyarakat, komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah agar kawasan ini benar-benar bisa berkembang dan memberikan manfaat luas,” ujar Farchan.
Ia menambahkan, kawasan heritage memiliki nilai strategis tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi sejarah dan budaya bagi masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik, kawasan heritage bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus menjaga identitas sejarah kota. Karena itu, kami siap memberikan dukungan terhadap inisiatif yang dilakukan Pokdarwis Krabat Kranggan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Krabat Kranggan, Hengky, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat pengembangan kawasan Kranggan sebagai destinasi heritage.
“Pokdarwis Krabat Kranggan berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta, untuk memajukan kawasan Kranggan sebagai salah satu destinasi heritage di Kota Semarang,” ujar Hengky.
Menurutnya, pengembangan kawasan heritage tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisata, tetapi juga menjaga nilai sejarah dan budaya kawasan tersebut.
“Kami ingin pengembangan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, mulai dari menjaga warisan sejarah hingga membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pariwisata,” jelasnya.
Ia juga menilai kegiatan silaturahmi seperti buka puasa bersama menjadi ruang penting untuk menyatukan gagasan dan memperkuat solidaritas antaranggota komunitas.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semangat kebersamaan semakin kuat sehingga program pengembangan kawasan heritage Kranggan dapat berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin


















Komentar