Senator asal Jawa Timur Anggota DPD RI Lia Istifhama Desak Pusat Terapkan Otonomi yang Adil

Selasa, 4 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan bahwa pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia seharusnya tidak hanya berorientasi pada pemerataan anggaran, tetapi juga menegakkan prinsip keadilan yang sesuai dengan kebutuhan riil setiap wilayah.

Menurut Lia, yang akrab disapa Ning Lia, kebijakan otonomi daerah selama ini kerap dipahami sebatas pembagian kewenangan administratif antara pusat dan daerah. Padahal, kata dia, esensi otonomi sejati terletak pada kemampuan pemerintah daerah merespons kebutuhan masyarakatnya secara kontekstual.

“Pada prinsipnya, saya ingin menekankan pentingnya otonomi daerah yang berkeadilan. Artinya, kebijakan pusat tidak bisa disamaratakan untuk semua wilayah karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda,” ujar Lia Istifhama dalam keterangannya di Surabaya, Selasa (4/11/2025).

Lia menilai, kebijakan pembangunan nasional sering kali masih terjebak dalam paradigma pemerataan yang kaku tanpa mempertimbangkan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang beragam di tiap daerah. Ia menegaskan, pemerataan anggaran tidak otomatis menciptakan keadilan, sebab tantangan yang dihadapi daerah satu dengan lainnya sangat berbeda.

“Kadang kita hanya mengenal istilah wilayah maju dan 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Padahal, ada banyak daerah yang tidak termasuk 3T, tapi juga belum bisa dikatakan maju. Maka dari itu, konsep keadilan harus benar-benar menjadi dasar dalam pembagian kewenangan maupun keuangan antara pusat dan daerah,” paparnya.

Lebih lanjut, Lia menekankan perlunya tata kelola keuangan pusat-daerah yang proporsional dan berpihak pada kepentingan lokal. Ia berpendapat, keadilan fiskal menjadi kunci penting untuk mendorong kemandirian daerah serta mempercepat pembangunan yang relevan dengan kebutuhan warganya.

“Hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah seharusnya diatur secara proporsional agar benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat lokal. Prinsip keadilan ini adalah fondasi utama untuk menciptakan pemerintahan daerah yang mandiri dan responsif,” ujarnya.

Sebagai senator yang dikenal aktif di berbagai forum masyarakat, Lia juga menyoroti pentingnya partisipasi publik dalam merumuskan kebijakan otonomi daerah. Ia menyebut, suara masyarakat bukan sekadar data dalam laporan, tetapi menjadi dasar moral dalam pengambilan keputusan publik.

“Bagi saya, suara rakyat itu bukan sekadar data atau laporan. Itu adalah napas dari perjuangan yang harus kita dengarkan dan tindak lanjuti,” tutur Lia dengan nada tenang namun tegas.

Dikenal sebagai sosok yang dekat dengan kalangan muda, Lia kerap hadir dalam berbagai forum dialog publik dan komunitas di Jawa Timur. Gaya komunikasinya yang terbuka dan empatik membuatnya dijuluki “wakil rakyat yang bisa diajak bicara”.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru