Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama : Koperasi Desa Merah Putih Kunci Ketahanan Bangsa di Tengah Gejolak Global

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama menyampaikan pentingnya penguatan koperasi desa dan UMKM untuk ketahanan nasional, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama menyampaikan pentingnya penguatan koperasi desa dan UMKM untuk ketahanan nasional, Senin (2/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Memanasnya situasi geopolitik pasca wafatnya Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Iran akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada 1 Maret 2026, mendorong perhatian publik hingga politisi nasional. Senator asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menekankan pentingnya penguatan ketahanan bangsa dari dalam negeri, termasuk melalui ekonomi berbasis masyarakat.

Dalam pernyataannya pada 2–3 Maret 2026, Lia menyampaikan keprihatinan sekaligus penghormatan terhadap pemimpin agama tersebut. Ia menegaskan bahwa gejolak global bukan fenomena baru, melainkan konsekuensi dari perbedaan kepentingan antarbangsa sepanjang sejarah peradaban.

“Peradaban dunia selalu diwarnai keragaman dan dinamika sosial yang berpotensi menimbulkan konflik. Fokus kita harus membangun kekuatan dari dalam, agar Indonesia tetap kokoh,” ujarnya.

Senator perempuan dengan suara nasional terbesar itu menekankan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai pilar utama ketahanan nasional. Menurut Lia, UMKM dan koperasi desa dapat membangun kesejahteraan keluarga dan memperkuat struktur sosial, sehingga stabilitas nasional terbentuk dari unit terkecil masyarakat.

“Ketika ekonomi keluarga kuat, bangsa ini juga kuat. Koperasi desa menjadi fondasi penting untuk memastikan masyarakat produktif dan mandiri menghadapi tekanan global,” tegas Lia pada Senin (2/3). Ia menyoroti Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen strategis yang menghubungkan kearifan lokal dengan sistem ekonomi produktif dan solidaritas sosial.

Selain ekonomi, Lia mendukung penguatan pertahanan negara berbasis wilayah yang digagas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sinergi antara kemandirian ekonomi rakyat dan sistem pertahanan lokal diyakini mampu menciptakan perlindungan negara yang komprehensif.

“Pertahanan negara harus tumbuh dari daerah, melibatkan potensi lokal. Ketika ekonomi rakyat kuat dan pertahanan kokoh, daya tahan Indonesia menghadapi dinamika global tinggi,” jelasnya.

Lia menegaskan, meski dampak situasi global tidak bisa dihindari, Indonesia memiliki modal besar berupa kearifan lokal, gotong royong, dan potensi sosial yang dapat menjadi tameng nasional. Dengan penguatan koperasi desa, UMKM, serta pertahanan wilayah, ia optimistis bangsa tetap stabil dan masyarakat sejahtera.

“Ketahanan bangsa bukan sekadar menghadapi ancaman luar, tetapi memastikan rakyat hidup aman, sejahtera, dan mandiri,” pungkas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru