Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Tambang Ilegal di Mojokerto, Dampak Lingkungan dan Keselamatan Warga

Sabtu, 7 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan aktivitas tambang ilegal yang masih berlangsung di sejumlah titik Kabupaten Mojokerto harus segera ditertibkan. Praktik tanpa izin ini dinilai mengancam keselamatan warga, merusak lingkungan, dan merugikan negara, sehingga menuntut penanganan terpadu lintas level pemerintahan.

Lia menyatakan persoalan tambang ilegal bukan semata pelanggaran administratif, melainkan cerminan lemahnya tata kelola sumber daya alam dan pengawasan. Dampak langsungnya dirasakan masyarakat Mojokerto, mulai dari kerusakan lahan, terganggunya sumber air, hingga ancaman bencana ekologis yang berimbas pada pertanian dan permukiman.

“Tambang ilegal di Mojokerto tidak bisa dianggap sepele. Ini menyangkut keselamatan warga, kerusakan lingkungan, dan tanggung jawab negara dalam melindungi sumber daya alam,” ujar Lia dalam keterangannya, Selasa (03/02).

Menurutnya, penanganan kerap tersendat akibat tumpang tindih kewenangan. Perizinan pertambangan berada di pemerintah pusat, sementara dampak sosial dan lingkungan dirasakan di daerah. Kondisi ini, kata Lia, tidak boleh menjadi alasan melemahnya pengawasan.

“Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus duduk bersama dan bertindak tegas. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” tegasnya.

Selain kerusakan lingkungan, aktivitas tambang ilegal juga menghilangkan potensi penerimaan negara dan daerah karena beroperasi di luar sistem perizinan dan pajak. Lia mendorong aparat penegak hukum menertibkan secara konsisten dan tanpa tebang pilih agar menimbulkan efek jera serta memulihkan kepercayaan publik.

Ia menekankan penertiban harus berkelanjutan, bukan insidental. Negara, lanjut Lia, wajib hadir memastikan pengelolaan sumber daya alam berjalan sesuai aturan dan berpihak pada kepentingan publik.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPD RI, Lia memastikan isu tambang ilegal Mojokerto akan dibawa ke tingkat nasional untuk mendorong penguatan kebijakan pengawasan pertambangan dan perlindungan lingkungan hidup. “Penanganan tegas dan terpadu adalah kunci,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru