Senator Cantik Anggota DPD RI Ning Lia Angkat Alat 14 Kg, Akui Petugas Fogging Tak Mudah

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ning Lia mengikuti kegiatan fogging di pondok pesantren kawasan Tambakberas, Jombang, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ning Lia mengikuti kegiatan fogging di pondok pesantren kawasan Tambakberas, Jombang, Senin (24/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JOMBANG, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I., atau Ning Lia, turun langsung menjadi relawan dalam kegiatan fogging di sejumlah pondok pesantren kawasan Tambakberas, Kabupaten Jombang, Senin (24/8/2026).

Tak hanya meninjau, Ning Lia ikut mengangkat dan mengoperasikan alat fogging. Pengalaman tersebut membuatnya merasakan langsung beratnya pekerjaan petugas fogging yang selama ini bekerja di lapangan untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Kegiatan fogging dilakukan bersama IPNU dan IPPNU Kabupaten Jombang serta Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Selain sebagai langkah preventif mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD), kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kesiapan Jombang menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

“Selama ini kita hanya melihat petugas melakukan fogging. Kita tidak berpikir apa yang mereka rasakan ketika membawa alat dengan berat sekitar 14 kilogram, dengan suara yang sangat keras dan asap di mana-mana,” ujar Ning Lia.

Setelah mencoba langsung, Ning Lia mengaku semakin memahami tantangan yang dihadapi petugas fogging. Menurutnya, pekerjaan tersebut membutuhkan keberanian dan keikhlasan.

“Setelah saya ikut langsung, ternyata luar biasa sekali. Mereka bekerja dengan penuh keberanian dan istilahnya lillahi ta’ala. Jadi, profesi petugas fogging ini bukan pekerjaan yang mudah,” katanya.

Ning Lia kemudian menyampaikan apresiasi kepada petugas fogging dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang yang mendukung kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada para petugas fogging dan Dinas Kesehatan Jombang. Kita melihat langsung bagaimana perjuangan mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, fogging merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi penyebaran DBD. Pencegahan dinilai penting dilakukan sejak dini, termasuk di lingkungan pondok pesantren yang nantinya menjadi bagian dari persiapan penyambutan peserta Muktamar NU ke-35.

“Kita tidak mau ada kejadian DBD. Karena itu, ini merupakan upaya preventif. Kita ingin memastikan lingkungan di Jombang, terutama kawasan yang nantinya menjadi bagian dari penyambutan peserta Muktamar NU, dalam kondisi aman dan sehat,” ujarnya.

Pada Senin tersebut, fogging dilakukan di dua titik dari total rencana lima titik yang akan disasar. Lokasi yang menjadi sasaran termasuk kawasan pondok pesantren.

Ning Lia menegaskan, kesiapan Jombang sebagai tuan rumah Muktamar NU tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan. Aspek kesehatan, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan peserta juga menjadi bagian dari persiapan.

“Jawa Timur harus menunjukkan kesiapan menjadi tuan rumah yang baik. Salah satunya dengan memastikan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi para peserta,” katanya.

Di sela kegiatan, Ning Lia juga melihat koleksi karya seni para pelukis Jombang. Sejumlah lukisan tersebut direncanakan masuk dalam mekanisme open bidding atau lelang.

Menurutnya, karya seni tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga merekam perjuangan ulama dan tokoh bangsa dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menyambut Muktamar NU ke-35 sekaligus kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Jombang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan
2.000 Lowongan Kerja Dibuka di Sidoarjo, Pencari Kerja Disabilitas Juga Punya Kesempatan
Masyarakat Hukum Adat Jember Didorong Segera Dapat Pengakuan Resmi
Khofifah Ingatkan Media, Teknologi Bisa Meniru Wajah dan Suara

1 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:10

Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:56

Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:28

Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan

Berita Terbaru