Senator Jawa Timur Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Pedagang Buah, Ini Ancaman yang Mereka Hadapi Sekarang

Jumat, 12 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Senator Lia Istifhama menyoroti kondisi pedagang buah dan mendorong perlindungan UMKM di Jawa Timur. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Senator Lia Istifhama menyoroti kondisi pedagang buah dan mendorong perlindungan UMKM di Jawa Timur. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Senator Jawa Timur, Lia Istifhama, menyoroti kondisi pedagang buah yang saat ini menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan usaha mereka. Lia menekankan bahwa pedagang kecil merupakan tulang punggung ekonomi rakyat yang membutuhkan perhatian dan perlindungan dari pemerintah dan masyarakat luas.

“Di balik setiap usaha kecil, selalu ada harapan besar yang digantungkan. Pedagang buah ini berjuang dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka adalah kekuatan ekonomi rakyat yang nyata,” ujar Lia dengan nada empati.

Lia menyoroti berbagai kendala yang dihadapi pedagang buah, mulai dari persaingan pasar yang tidak seimbang, ketidakpastian harga, hingga minimnya dukungan fasilitas dan perlindungan hukum. Ia menegaskan bahwa UMKM tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian. Menurutnya, peran pemerintah daerah sangat krusial dalam memastikan keberlangsungan usaha rakyat kecil ini.

“Pemerintah harus hadir dengan kebijakan nyata: memberikan pendampingan usaha, akses permodalan yang mudah, serta ruang usaha yang tertata dan layak. Selain itu, pembinaan berkelanjutan dan pelatihan bagi UMKM akan membuat ekonomi daerah semakin kokoh,” tambah Lia.

Senator perempuan ini juga mengingatkan bahwa pedagang buah bukan sekadar pelaku usaha, melainkan bagian dari keluarga besar ekonomi rakyat. Mereka membutuhkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk berkembang.

“Menata ekonomi tidak boleh melupakan manusia di dalamnya. Mereka bukan hanya pedagang—mereka adalah pejuang nafkah. Ketika UMKM kita kuat, ekonomi daerah pun ikut maju. Jangan sampai mereka tersingkir dari roda ekonomi hanya karena kurangnya perhatian,” tegas Lia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru