Sering Dibully di Medsos, Valen DA7 Pilih Bercanda dan Tak Terpancing

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Valen DA7 ditemui usai tampil dalam acara Live Music di Arina Coffee & Resto, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Aini-RadarBangsa.co.id)

Valen DA7 ditemui usai tampil dalam acara Live Music di Arina Coffee & Resto, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Aini-RadarBangsa.co.id)

RadarBangsa.co.id – Penyanyi dangdut Valen DA7 memilih bersikap tenang dan santai dalam menghadapi fenomena perundungan atau bullying di media sosial yang kian marak. Sebagai figur publik dan pendatang baru di industri hiburan, Valen mengaku kerap menjadi sasaran komentar negatif di akun media sosial pribadinya.

Hal tersebut disampaikan Valen saat ditemui di sela acara Live Music Arina Coffee & Resto, Sabtu (24/1/2026). Ia menyebut, bullying di ruang digital kini menjadi persoalan serius yang bisa menimpa siapa saja, termasuk dirinya.

“Akhir-akhir ini memang sering juga dapat bully-an,” kata Valen kepada wartawan.

Meski demikian, Valen menegaskan tidak ingin larut dalam emosi atau terpancing konflik. Ia memilih menyikapi komentar negatif dengan candaan dan tidak meladeni warganet yang menurutnya tidak memiliki alasan jelas untuk menghakimi.

“Ya sudah, orang mau ngomong apa saja, aku selalu menanggapinya dengan bercanda,” ujarnya.

Valen menilai belum ada regulasi yang benar-benar efektif untuk memberi efek jera kepada pelaku bullying di media sosial. Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya penggemar hiburan, untuk lebih bijak dalam menyampaikan pendapat dan dukungan.

Menurutnya, dukungan terhadap idola seharusnya dilakukan secara positif tanpa menjatuhkan pihak lain. Ia menekankan pentingnya menjaga etika berkomunikasi di ruang publik digital agar tidak melukai orang lain.

“Silakan junjung idola masing-masing, tapi tolong tidak dengan menjatuhkan orang lain,” tegasnya.

Selain itu, Valen juga menanggapi dinamika penggemar pasangan dirinya dengan Mila yang dikenal dengan sebutan MILEN. Ia memahami tidak semua orang menyukai konsep pasangan idola dan meminta warganet untuk bersikap dewasa.

“Kalau tidak suka dengan aku dan Mila, silakan di-skip saja. Tidak perlu dibanding-bandingkan dengan yang lain,” ujarnya.

Valen berharap media sosial dapat menjadi ruang yang sehat, aman, dan saling menghargai, baik bagi publik figur maupun masyarakat umum. Ia menutup pernyataannya dengan ajakan agar warganet lebih fokus pada karya dan prestasi, bukan pada perbedaan atau konflik yang tidak perlu.

“Yang penting tetap saling menghargai dan menikmati karya tanpa saling menjatuhkan,” pungkas Valen.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru