Sertifikat TORA Turun, Warga Temurejo Banyuwangi Gelar Ingkung Sewu

Sabtu, 13 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Temurejo, Bangorejo, Banyuwangi menggelar Sedekah Bumi Ingkung Sewu sebagai wujud syukur atas diterimanya sertifikat TORA. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Warga Desa Temurejo, Bangorejo, Banyuwangi menggelar Sedekah Bumi Ingkung Sewu sebagai wujud syukur atas diterimanya sertifikat TORA. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, mengekspresikan rasa syukur atas diterimanya Sertifikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dengan menggelar doa bersama dan kenduri Sedekah Bumi Ingkung Sewu. Kegiatan yang diikuti ribuan warga itu berlangsung di Balai Desa Temurejo, Jumat (12/12/2025), dan dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Rangkaian syukuran diawali doa lintas agama yang dipimpin secara bergantian oleh pemuka agama Katolik, Hindu, dan Islam. Selain ungkapan terima kasih atas kepastian hukum tanah, doa juga dipanjatkan bagi masyarakat di sejumlah daerah Indonesia yang tengah dilanda musibah. Usai doa, warga menyantap tumpeng ingkung sewu secara bersama-sama.

Bupati Ipuk menyebut penyerahan sertifikat TORA di Banyuwangi menunjukkan percepatan reforma agraria yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. “Alhamdulillah, hingga kini telah disalurkan 9.728 sertifikat TORA di 17 desa. Khusus Desa Temurejo, sebanyak 827 bidang tanah sudah bersertifikat. Ini bukti komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan kepastian hukum lahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ipuk, kepastian status lahan membuka peluang pengelolaan tanah yang lebih produktif dan berkelanjutan. Ia menegaskan reforma agraria tidak berhenti pada pembagian sertifikat, tetapi harus diikuti pemanfaatan yang bertanggung jawab. “Saya berharap lahan dikelola untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan, serta dilakukan secara bijaksana agar tidak memicu bencana di kemudian hari,” katanya.

Ipuk juga mengapresiasi kerja lintas sektor yang mengawal program TORA. “Terima kasih kepada GTRA, pemerintah desa, dan masyarakat pemohon yang konsisten mengawal proses ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ipuk meresmikan tugu TORA dan melakukan penanaman pohon simbolis, bagian dari gerakan penanaman 14.000 bibit oleh warga Temurejo sebagai upaya penghijauan dan restorasi air.

Kepala Desa Temurejo Fuad Musyadad menjelaskan bibit yang ditanam meliputi sawo jumbo, alpukat, jambu, dan mangga. “Ini ikhtiar menjaga hutan, tanah, dan air. Ke depan, desa akan dikembangkan dengan konsep ekowisata,” katanya. Ia menambahkan, masih ada 417 bidang berstatus SK Biru yang telah masuk daftar penerima Sertifikat TORA tahap kedua, menandai keberlanjutan reforma agraria di desa tersebut.

Penulis : Nul

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru