PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke wisata pemandian alam Banyubiru di Desa Sumber Rejo, Kecamatan Winongan, Senin (23/3/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan kesiapan destinasi unggulan tersebut menjelang lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.
Didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Agus Hari Wibawa, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi itu langsung meninjau area pemandian dan berinteraksi dengan wisatawan yang tengah berlibur bersama keluarga.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung menuju kolam pemandian alami Banyubiru. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan itu sontak menarik perhatian pengunjung yang memanfaatkan momen untuk berfoto bersama.
Salah satu pengunjung, Ridho, warga Gondangwetan, mengaku terkejut sekaligus senang bisa bertemu langsung dengan Bupati. Ia menyebut Banyubiru menjadi destinasi favorit keluarganya karena kejernihan airnya.
Menurutnya, air di Banyubiru sangat segar dan alami karena bersumber langsung dari mata air. Bahkan, sebagian pengunjung menyebut air tersebut layak diminum.
“Kaget pas lihat Mas Rusdi. Ya eman-eman, minta foto sekalian satu keluarga,” ujar Ridho di lokasi.
Sementara itu, Rusdi Sutejo menegaskan bahwa sidak ini bertujuan untuk melihat kondisi riil destinasi wisata andalan daerahnya. Ia menyebut Banyubiru memiliki kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Banyubiru ini sangat dicintai masyarakat. Dan PAD terbesar sektor wisata di Kabupaten Pasuruan berasal dari sini,” ungkapnya.
Setiap musim libur Lebaran, terutama saat momen Kupatan, Banyubiru dipadati ribuan pengunjung setiap harinya. Kondisi ini menjadikan pengelolaan dan pengembangan kawasan wisata menjadi prioritas pemerintah daerah.
Rusdi menegaskan, hasil sidak akan menjadi bahan evaluasi untuk merancang program pengembangan, mulai dari fasilitas hingga peningkatan daya tarik wisata.
Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung pariwisata lokal dengan mengunjungi destinasi di daerah sendiri. “Mari kita ramaikan wisata di Kabupaten Pasuruan agar manfaatnya kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar