SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mempercepat penurunan stunting dan membangun keluarga berkualitas kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia atas keberhasilan menjalankan berbagai program strategis menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Shodiqin pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026).
Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menerjemahkan berbagai program prioritas pemerintah pusat menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada percepatan penurunan stunting, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pengasuhan anak, serta menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat.
Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Kabupaten Sidoarjo atas implementasi sejumlah program prioritas nasional, di antaranya Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari keluarga. Menurutnya, peran orang tua, terutama ayah, menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini.
“Keberhasilan membangun generasi yang sehat dan berkualitas tidak dapat dilepaskan dari peran keluarga, terutama keterlibatan aktif seorang ayah dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak,” ujar Subandi.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menerbitkan Surat Edaran tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas). Program tersebut diharapkan mampu memperkuat keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak sekaligus mempererat hubungan emosional di lingkungan keluarga.
Subandi menegaskan perhatian terhadap tumbuh kembang anak harus dimulai dari rumah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang memperkuat pola pengasuhan yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Di sektor kesehatan masyarakat, Pemkab Sidoarjo juga terus mengakselerasi penurunan angka stunting melalui penguatan layanan Posyandu, peningkatan akses sanitasi, serta perubahan perilaku hidup bersih dan sehat. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Kabupaten Sidoarjo dinyatakan memenuhi status Kabupaten Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar usai lolos verifikasi Tim Provinsi Jawa Timur.
“Pelaksanaan STBM tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana sanitasi, tetapi lebih menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo, Heni Kristiani, mengatakan capaian tersebut didukung implementasi berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Melalui Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah bermitra dengan sekitar 32 pengelola daycare untuk memastikan layanan pengasuhan anak berlangsung aman, nyaman, dan sesuai standar pemerintah.
Pemkab Sidoarjo juga mengembangkan Program Lansia Berdaya (Sidaya) melalui Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Program pendidikan nonformal tersebut bertujuan menjaga warga lanjut usia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif melalui pemeriksaan kesehatan gratis, senam kebugaran, serta penyuluhan gizi seimbang.
“Selantang merupakan pendidikan nonformal agar warga lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif. Kegiatan di dalamnya mencakup pemeriksaan kesehatan gratis, senam kebugaran, hingga penyuluhan gizi seimbang,” terang Heni.
Penghargaan yang diterima Bupati Subandi dan Ketua TP PKK Sriatun Subandi menjadi bentuk apresiasi atas sinergi pemerintah daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun ekosistem keluarga yang sehat dan berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan akan terus memperkuat pembangunan keluarga melalui berbagai program yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar