SMSI Malang Raya Resmi Dilantik, Momentum Penguatan Media Siber di Tengah Arus Digital

Selasa, 13 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan pengurus SMSI Malang Raya 2025 di Balai Kota Among Tani,  yang dihadiri pimpinan daerah dan tokoh pers nasional (Dok SMSI)

Pelantikan pengurus SMSI Malang Raya 2025 di Balai Kota Among Tani, yang dihadiri pimpinan daerah dan tokoh pers nasional (Dok SMSI)

KOTA BATU, RadarBangsa.co.id — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Malang Raya resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025–2028 dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Minggu (11/5/2025). Acara ini menandai babak baru bagi SMSI Malang Raya dalam memperkuat eksistensinya sebagai organisasi perusahaan media siber yang profesional dan menjadi konstituen resmi Dewan Pers.

Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi seremoni biasa, tetapi juga simbol komitmen bersama untuk membangun ekosistem pers yang sehat, inklusif, dan bertanggung jawab. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting dari tiga wilayah di Malang Raya—Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang.

Di antara pejabat yang hadir, tampak Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap keberadaan dan peran strategis media siber di era digital.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Jawa Timur, Sokip, SH, MH. Dalam sambutannya, Sokip menyampaikan bahwa SMSI bukan sekadar organisasi media, melainkan wadah yang berfungsi memperkuat tata kelola perusahaan pers berbasis digital agar tetap memegang teguh prinsip jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.

“SMSI adalah konstituen Dewan Pers yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas dan integritas media siber. Kami berharap pengurus baru SMSI Malang Raya dapat menjadi contoh dalam membangun media yang sehat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam menyampaikan program-program strategis, edukasi publik, hingga penanggulangan disinformasi.

Kepengurusan SMSI Malang Raya periode 2025–2028 dipimpin oleh Doi Nuri. Ia bersama jajaran pengurus lainnya diharapkan dapat mendorong transformasi digital media lokal serta memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya media dalam menyebarkan informasi yang membangun.

“Media adalah mitra utama pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan. Tanpa media, kerja pemerintah bisa tidak diketahui masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang baik harus terus diperkuat,” tegasnya.

Apresiasi terhadap pelantikan ini juga datang dari tingkat nasional. Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu, menyampaikan harapannya agar SMSI Malang Raya bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga standar jurnalistik, sekaligus sebagai agen literasi media di tengah maraknya hoaks dan informasi yang menyesatkan.

“Kepengurusan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan solidaritas antaranggota, serta konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, yang menegaskan bahwa Malang Raya merupakan kawasan strategis yang memiliki potensi besar dalam pengembangan media digital.

“Selamat kepada pengurus baru. SMSI Malang Raya adalah bagian penting dari jaringan nasional yang berperan aktif dalam menjaga kredibilitas media digital di Indonesia,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, berharap SMSI bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan yang konstruktif.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, menekankan pentingnya memperkuat kualitas konten jurnalistik, terutama di tengah tantangan era digital seperti banjir informasi, hoaks, dan algoritma media sosial yang kerap mengabaikan nilai keberimbangan.

Dengan semangat baru yang diusung, SMSI Malang Raya diharapkan mampu memainkan peran penting sebagai jembatan antara pemerintah, media, dan masyarakat. Tak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi dan kebebasan pers yang bertanggung jawab.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru