Sosialisasi Narkoba di PT BSP Kisaran Asahan Menuai Apresiasi

- Redaksi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunawan, Ketua PUK KSPSI – FSPPP 1973, menyampaikan penghargaan kepada manajemen PT BSP Tbk Kisaran atas kepedulian terhadap kesehatan karyawan, khususnya terkait bahaya narkoba. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gunawan, Ketua PUK KSPSI – FSPPP 1973, menyampaikan penghargaan kepada manajemen PT BSP Tbk Kisaran atas kepedulian terhadap kesehatan karyawan, khususnya terkait bahaya narkoba. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Ratusan anggota Pengurus Unit Kerja Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan 1973 (PUK KSPSI – FSPPP 1973) di perkebunan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (BSP) Kisaran antusias mengikuti sosialisasi tentang deteksi dini bahaya narkoba. Acara yang digelar di Bakrie Club Head Office pada Sabtu (15/11/2025) ini menjadi momen penting bagi karyawan untuk memahami risiko serius dari penyalahgunaan narkoba.

Ketua PUK KSPSI – FSPPP 1973, Gunawan, didampingi sekretaris Bambang Sumaryono, menyampaikan apresiasi kepada manajemen PT BSP Tbk Kisaran. Menurut Gunawan, perhatian perusahaan terhadap kesehatan karyawan, khususnya terkait pencegahan narkoba, menunjukkan komitmen kuat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

“Kami mewakili seluruh pengurus dan anggota di setiap divisi kebun PT BSP Tbk Kisaran menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Kepedulian manajemen terhadap kesehatan karyawan patut diapresiasi,” ujar Gunawan. Ia menekankan bahwa pemahaman dini terhadap bahaya narkoba sangat penting, karena konsumsi yang berulang berpotensi menimbulkan ketergantungan yang sulit diatasi.

Gunawan menjelaskan bahwa penggunaan narkoba secara berlebihan tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik seperti gangguan jantung, hati, dan ginjal, tetapi juga mengganggu stabilitas ekonomi individu dan keluarga. “Bahaya narkoba merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk finansial, produktivitas, dan hubungan sosial. Oleh karena itu, pencegahan menjadi kunci utama,” tambahnya.

Sosialisasi tersebut tidak hanya memberikan informasi terkait risiko kesehatan, tetapi juga edukasi tentang konsekuensi hukum bagi pengguna narkoba. Selain sesi edukasi, perusahaan juga melaksanakan tes urine untuk memastikan lingkungan kerja tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Langkah ini dianggap strategis untuk mendeteksi dini potensi risiko di kalangan karyawan.

Manajemen dan pengurus serikat menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga budaya kerja yang positif. Gunawan mengajak semua anggota untuk secara aktif berperan dalam menciptakan tempat kerja yang sehat dan produktif. “Perusahaan telah menyediakan fasilitas memadai bagi karyawan. Kini, tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melindungi lingkungan kerja dari bahaya narkoba,” tuturnya menutup sambutannya.

Lainnya:

Penulis : Joko

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru