BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan menerima hibah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tangkel dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Infrastruktur yang berada di kawasan Kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM) itu dinilai strategis untuk memperkuat pelayanan dasar, khususnya akses air bersih bagi masyarakat.
Serah terima SPAM Tangkel berlangsung di Kantor Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Prosesi ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah dan berita acara serah terima operasional.
Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far hadir dalam agenda tersebut bersama Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera Sjobirin Hasan. Sejumlah pejabat Kementerian PU dan BBPJN Jawa Timur–Bali juga turut hadir.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyambut baik pengalihan aset tersebut. Menurutnya, SPAM Tangkel tidak hanya menambah aset milik daerah, tetapi juga membuka peluang perluasan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“SPAM Tangkel akan kami optimalkan melalui PUDAM Sumber Sejahtera. Harapannya, kapasitas pelayanan air bersih di Bangkalan dapat semakin luas,” ujar Lukman.
SPAM Tangkel dibangun pada 2017 dengan nilai investasi sekitar Rp71 miliar. Infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan air bersih sekaligus pengembangan kawasan KKJSM yang berada di salah satu jalur strategis menuju Kabupaten Bangkalan.
Pemkab Bangkalan akan mengoptimalkan pengelolaan SPAM tersebut melalui PUDAM Sumber Sejahtera. Pengoperasian infrastruktur itu diarahkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan kawasan di sekitar kaki Jembatan Suramadu sisi Madura.
Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera Sjobirin Hasan mengatakan pemanfaatan SPAM Tangkel akan diarahkan untuk memperluas cakupan layanan, terutama wilayah selatan Kabupaten Bangkalan.
Wilayah yang menjadi sasaran pengembangan pelayanan antara lain Kecamatan Kwanyar hingga Labang. Kawasan permukiman di sekitar KKJSM, termasuk Perumahan Kokoh City, juga berpotensi memperoleh pasokan dari sistem tersebut.
“Cakupan layanan nantinya dapat diperluas, terutama dari Kwanyar sampai Labang, termasuk kawasan permukiman di sekitar KKJSM,” jelas Sjobirin.
Menurut dia, kualitas air yang dihasilkan SPAM Tangkel dinilai baik. Pengembangan distribusinya juga akan menggunakan jaringan tersendiri dan tidak langsung disatukan dengan jaringan PUDAM yang telah beroperasi.
“Jaringannya akan menggunakan jalur khusus dan tidak digabung dengan jaringan existing PUDAM,” pungkasnya.
Bagi Pemkab Bangkalan, keberadaan SPAM Tangkel juga berkaitan dengan rencana pengembangan kawasan selatan. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan dasar yang penting untuk menopang permukiman, aktivitas ekonomi, maupun investasi.
Kawasan KKJSM memiliki posisi strategis karena berada di sekitar akses Jembatan Suramadu. Penguatan infrastruktur dasar di kawasan tersebut diharapkan dapat mendukung perkembangan wilayah seiring adanya rencana investasi dan pengembangan industri di Bangkalan.
“Keberadaan SPAM ini tentu menjadi salah satu infrastruktur pendukung bagi pengembangan kawasan, termasuk aktivitas industri dan investasi yang akan masuk ke Bangkalan,” kata Lukman.
Dengan resmi diterimanya hibah tersebut, Pemkab Bangkalan kini memiliki tanggung jawab untuk memastikan SPAM Tangkel dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah daerah menargetkan keberadaan infrastruktur tersebut mampu memperluas akses air bersih sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan selatan Bangkalan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar