SPPG Bakalanpule Lamongan Diresmikan, Kapolsek Tikung Minta Sinergi Lintas Pihak

- Redaksi

Senin, 18 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung, Camat, Kades Bakalanpule, serta mitra pelaksana berfoto bersama dengan para petugas SPPG setelah peresmian dapur gizi Program Makan Bergizi di Kecamatan Tikung, Lamongan. Senin (18/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung, Camat, Kades Bakalanpule, serta mitra pelaksana berfoto bersama dengan para petugas SPPG setelah peresmian dapur gizi Program Makan Bergizi di Kecamatan Tikung, Lamongan. Senin (18/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kecamatan Tikung bersama sejumlah pihak resmi meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bakalanpule, Senin (18/8/2025). Acara yang berlangsung di Jl. Raya Sarirejo, Bakalanpule itu dihadiri Camat Tikung, Kapolsek Tikung, perangkat desa, hingga mitra pelaksana program.

Camat Tikung, H. Sujirman Sholeh, SE., MM., menyebut hadirnya SPPG menjadi langkah penting dalam mendukung program nasional. “SPPG ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan anak-anak kita. Kolaborasi semua pihak akan menentukan keberhasilan program ini di lapangan,” ungkapnya.

Kepala SPPG Bakalanpule, Rizky Setya Wihatama, menegaskan layanan gizi tersebut akan mulai beroperasi pada Jumat, 22 Agustus 2025. Setidaknya 3.500 pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA di wilayah Bakalanpule, Guminingrejo, Takeranklating, dan Dukuhagung akan menjadi penerima manfaat.

“Alhamdulillah kami diberi kepercayaan pemerintah untuk mengawal penyaluran MBG. Kami ingin SPPG ini bukan sekadar dapur penyedia makanan, tapi juga ladang kebaikan bagi masyarakat,” ujar Rizky.

Ia menambahkan, SPPG terbuka terhadap masukan dari masyarakat. “Kami sangat terbuka menerima kritik dan saran dari penerima manfaat agar pelaksanaan ke depan bisa lebih baik,” tambahnya.

Mitra pelaksana SPPG, Miftahul Ulum, juga mengapresiasi dukungan semua pihak. “Terima kasih kepada Kepala SPPG dan seluruh tamu undangan. Semoga kegiatan ini berjalan sesuai rencana dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, SH., menekankan pentingnya pengawasan bersama. Ia menyebut polisi dan TNI akan mengawal pelaksanaan program MBG agar tepat sasaran.

“Kami dari Polsek dan Koramil akan menjadi salah satu pengawas MBG. Untuk itu, kami berharap kerja sama dari pihak SPPG maupun penerima manfaat,” tutur Kapolsek.

Menurutnya, kehadiran dapur gizi ini adalah bentuk kepedulian terhadap generasi muda.

“Rencananya, SPPG Bakalanpule akan melayani ribuan anak sekolah. Saat ini, Kecamatan Tikung juga tengah mempersiapkan SPPG lainnya, yakni di Desa Tuwiri dan Jotosanur. Semoga semua ini benar-benar memberi manfaat,” katanya.

Kepala Desa Bakalanpule, Sukisno, menyampaikan dukungan penuh atas keberadaan program ini di wilayahnya.

“Kami berterima kasih karena desa kami dipilih menjadi lokasi SPPG. Semoga anak-anak di Bakalanpule dan sekitarnya bisa lebih sehat dan berprestasi,” ujarnya.

Program Makan Bergizi (MBG) sendiri merupakan inisiatif Presiden yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar, mengurangi stunting, serta mendukung konsentrasi belajar di sekolah. Dengan adanya SPPG Bakalanpule, Kecamatan Tikung kini menjadi salah satu wilayah yang aktif menjalankan amanat program nasional tersebut.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Berita Terbaru