SPPG Kepuhkemiri Sidoarjo Lulus Uji, Wabup Soroti Limbah

Selasa, 31 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana saat sidak SPPG Kepuhkemiri, Selasa, 31 Maret 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana saat sidak SPPG Kepuhkemiri, Selasa, 31 Maret 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Tiga bulan sejak mulai beroperasi, SPPG Kepuhkemiri di Desa Kepuhkemiri, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, dinilai menunjukkan kinerja positif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil itu terungkap saat Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak, Selasa (31/3).

Dalam sidak tersebut, Wabup meninjau langsung seluruh tahapan layanan, mulai dari penyusunan menu, proses pengolahan makanan, hingga distribusi ke sekolah penerima manfaat. Dari hasil pemantauan, layanan dinilai telah memenuhi standar gizi dan kebersihan.

“Menunya sudah sesuai standar gizi, dapurnya memenuhi ketentuan, kebersihannya terjaga, dan sejauh ini tidak ada kendala,” ujar Mimik.

Selama tiga bulan terakhir, unit layanan ini tercatat telah melayani 2.757 siswa tanpa laporan keluhan berarti. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa program MBG di wilayah Tulangan berjalan efektif dan diterima baik oleh siswa maupun pihak sekolah.

Meski demikian, pemerintah daerah masih memberikan sejumlah catatan penting. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah sistem pengelolaan limbah agar operasional dapur tidak menimbulkan dampak lingkungan bagi warga sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menegaskan setiap SPPG wajib mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Saat ini, SPPG Kepuhkemiri masih dalam tahap pengajuan sertifikasi.

“Tim kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari peralatan, sampel makanan, hingga penjamah makanan yang harus memiliki pelatihan. Termasuk uji laboratorium. Jika semua terpenuhi, SLHS akan diterbitkan,” katanya.

Dari sisi pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, memastikan distribusi makanan berjalan lancar tanpa keluhan dari sekolah.

“Tidak ada laporan siswa menolak makanan. Artinya, menu yang disajikan sudah sesuai selera sekaligus memenuhi standar gizi,” ujarnya.

Saat ini terdapat 117 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab menargetkan jumlah tersebut terus bertambah untuk memperluas cakupan penerima manfaat program MBG. Penguatan aspek limbah dan sertifikasi menjadi langkah penting demi keberlanjutan layanan.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru