Staf Presiden Turun Gunung ke Sidoarjo, 219 Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden Letjen TNI (Purn) Arif Rahman bersama Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau Koperasi Merah Putih di Sidoarjo. Jumat, 12 Juni 2026   (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden Letjen TNI (Purn) Arif Rahman bersama Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau Koperasi Merah Putih di Sidoarjo. Jumat, 12 Juni 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Sidoarjo kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Kantor Staf Presiden (KSP) turun langsung melakukan monitoring program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.

Tenaga Ahli Utama Deputi V KSP, Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Jumat (12/6/2026). Kedatangannya didampingi Bupati Sidoarjo H. Subandi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, DPMPTSP, serta jajaran Forkopimda.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau dua lokasi percontohan Koperasi Desa Merah Putih, yakni di Desa Sumorame, Kecamatan Candi dan Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Kunjungan ini menjadi bagian dari evaluasi program prioritas Presiden yang saat ini tengah diperkuat di berbagai daerah.

Keberadaan Koperasi Merah Putih dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa, memperluas akses kebutuhan pokok, sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, kunjungan Kantor Staf Presiden menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mengembangkan koperasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo mendapat kehormatan dikunjungi Kantor Staf Presiden untuk melihat langsung perkembangan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Subandi.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih tidak boleh hanya berfungsi sebagai tempat simpan pinjam atau sekadar wadah transaksi biasa. Koperasi harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satu contoh yang disiapkan adalah distribusi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog. Melalui koperasi, masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Kalau harga beras di pasaran bisa mencapai Rp13 ribu per kilogram, melalui Bulog masyarakat bisa mendapatkannya sekitar Rp11 ribu. Ini manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

Selain beras, koperasi juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi minyak goreng dan berbagai kebutuhan pokok lainnya. Skema tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus menopang keberlangsungan usaha kecil seperti pedagang kelontong, pedagang gorengan, hingga pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi desa.

“Koperasi Merah Putih harus hadir sebagai solusi. Tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan UMKM dan ekonomi desa,” tegasnya.

Subandi juga mengingatkan seluruh pengurus koperasi agar tidak menjalankan organisasi secara biasa-biasa saja. Menurutnya, kreativitas dan inovasi menjadi kunci agar koperasi mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

“Jangan sampai koperasi berjalan biasa-biasa saja. Pengurus harus kreatif dan inovatif. Pemerintah sudah memberikan dukungan yang luar biasa, sekarang tugas kita memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Untuk memperkuat program tersebut, Pemkab Sidoarjo telah menginstruksikan seluruh kepala desa memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan lahan, gudang hingga fasilitas operasional yang dibutuhkan koperasi.

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Deputi V Kantor Staf Presiden, Letjen TNI (Purn) Arif Rahman, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi program prioritas Presiden di daerah.

“Kami ingin memastikan program prioritas Presiden berjalan dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Koperasi Merah Putih merupakan salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi rakyat dari bawah,” ujar Arif Rahman.

Ia mengungkapkan, Koperasi Merah Putih Desa Sumorame yang dikunjungi saat ini telah memiliki 205 anggota aktif. Jumlah tersebut menunjukkan perkembangan positif sekaligus tingginya partisipasi masyarakat terhadap keberadaan koperasi.

Arif Rahman juga memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang dinilai berhasil membangun sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengawal program tersebut.

Saat ini, Kabupaten Sidoarjo memiliki 219 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Sebanyak 84 koperasi di antaranya telah memiliki bangunan serta sarana pendukung yang siap digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

Keberadaan ratusan koperasi tersebut diharapkan menjadi fondasi baru ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses kebutuhan pokok, meningkatkan daya saing UMKM, serta menjadi benteng ekonomi masyarakat menghadapi tantangan global.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Koperasi Merah Putih di Sidoarjo kini tidak sekadar menjadi program semata, tetapi mulai berkembang menjadi gerakan ekonomi kerakyatan yang membawa harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi kekuatan ekonomi rakyat dari bawah,” pungkas Arif Rahman.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya
Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 20:53

BSU 2026 Rp900 Ribu Dibayar Sekaligus, Ini Syarat Penerimanya

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Berita Terbaru