Strategi Banyuwangi Populerkan Ijen Dipuji dalam Forum Bappenas

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan strategi pengembangan Geopark Ijen dalam forum Bappenas.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan strategi pengembangan Geopark Ijen dalam forum Bappenas.(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Upaya Banyuwangi mengangkat Geopark Ijen sebagai destinasi berkelas dunia mendapat panggung penting ketika Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani diminta menjadi pembicara dalam Indonesia’s Geopark Leader Forum di Kementerian Bappenas, Rabu (3/12/2025). Forum tersebut mempertemukan para pengambil kebijakan, UNESCO, dan kepala daerah guna membahas arah pengembangan geopark nasional.

Ipuk menjadi salah satu panelis bersama tokoh internasional dan nasional, termasuk Dr. Özlem Adiyaman Lopes (UNESCO), Prof. Dr. Michael Goutama (Penasihat Menteri PPN/Bappenas), Deputi SDA-LH Bappenas Leonardo Teguh Sambodo, serta Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. Forum ini menyoroti metode kolaboratif dalam mengembangkan geopark berbasis konservasi, edukasi, dan manfaat ekonomi.

Dalam paparannya, Ipuk menegaskan bahwa meski sebagian besar kewenangan kawasan Geopark Ijen berada pada pemerintah pusat dan BKSDA, Banyuwangi memilih fokus pada dampak ekonomi bagi masyarakat. “Kami memaksimalkan Geopark Ijen sebagai motor promosi daerah melalui rangkaian event sport tourism dan seni budaya. Prinsipnya, masyarakat harus merasakan manfaat langsung,” ujarnya.

Banyuwangi konsisten menggelar event berskala internasional seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Geopark Downhill, dan Ijen Green Trail Run. Di sektor budaya, festival seperti Jazz Gunung Ijen dan Musik Tepi Sawah menjadi wadah pengenalan pesona Ijen ke publik global.

Untuk memperkuat ekosistem pariwisata, Ipuk meluncurkan Ijen Golden Route, sebuah paket wisata yang merangkai destinasi-destinasi terbaik di kaki Gunung Ijen. Program ini mengolaborasikan hidden gem, kuliner lokal, kafe kreatif, hingga lokasi staycation bernuansa etnik. Seniman dan budayawan lokal turut dilibatkan untuk menambah karakter destinasi.

“Semua potensi lokal kami berdayakan. Tujuannya agar pelaku wisata, UMKM, dan masyarakat dapat tumbuh bersama Ijen,” ujar Ipuk.

Keseriusan itu berbuah pengakuan internasional. Desa Adat Osing Kemiren, salah satu bagian dari Geopark Ijen, masuk daftar The Best Tourism Villages Upgrade Programme 2025 dari UN Tourism.

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memuji transformasi Banyuwangi. “Dulu Banyuwangi dikenal sebagai daerah tertinggal. Sekarang berubah menjadi rujukan nasional dengan tingkat kemiskinan terendah di Jawa Timur,” katanya.

Prof. Gautama turut memberikan apresiasi. “Well done. Apa yang dilakukan Banyuwangi sangat menginspirasi. Pendekatan seperti ini bisa menjadi standar global,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru