Geopark Ijen Mendunia, Banyuwangi Panen Apresiasi Nasional

Kamis, 4 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Komitmen panjang Kabupaten Banyuwangi dalam mempromosikan Geopark Ijen hingga dikenal luas di panggung internasional berbuah apresiasi pemerintah pusat. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Kementerian Dalam Negeri menyampaikan penghargaan dan dukungan atas konsistensi daerah ini dalam mengembangkan kawasan geopark sebagai lokomotif ekonomi dan edukasi masyarakat.

Pengakuan tersebut disampaikan dalam Indonesia’s Geopark Leader Forum yang digelar di kantor Bappenas, Rabu (3/12/2025). Acara ini dihadiri perwakilan UNESCO, 15 gubernur, serta puluhan kepala daerah yang memiliki kawasan geopark. Dalam forum ini, Bappenas memberikan Rahayuning Bhumi Award kepada Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi periode 2010–2020, yang dinilai berperan merintis Geopark Ijen hingga masuk jejaring UNESCO Global Geopark (UGG).

“Hasil kerja Banyuwangi menjadikan Geopark Ijen bukan hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga menjadi referensi bagi wisatawan dan ilmuwan dunia,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia menambahkan, kesinambungan program dari masa Anas hingga kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani menunjukkan keseriusan Banyuwangi dalam mengelola kawasan geopark secara profesional.

Menurut Tito, berbagai event internasional yang digelar Banyuwangi seperti Tour de Banyuwangi Ijen, Ijen Trail Run, International Downhill, serta rangkaian festival seni dan budaya menjadi motor penting yang mendongkrak popularitas Ijen. “Model seperti ini yang kami harapkan dari kepala daerah. Geopark bukan hanya etalase alam, tapi peluang ekonomi yang harus dikelola serius,” ujarnya.

Menteri Bappenas Rachmat Pambudy turut menegaskan peran strategis daerah dalam menjaga kualitas geopark. Saat ini Indonesia berada di peringkat tiga dunia untuk jumlah geopark yang masuk jaringan UGG, yakni 12 dari total 241 situs yang tersebar di 51 negara. “Kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan geopark dikelola berkelanjutan, baik dari sisi konservasi, edukasi, maupun inovasi kegiatan ekonomi,” tambahnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir sebagai pemapar menyebut bahwa sebagian besar kewenangan pengelolaan Geopark Ijen berada pada BKSDA. Meski demikian, Pemkab Banyuwangi menekankan pendekatan kolaboratif agar geopark dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami memanfaatkan momentum Ijen dengan menghadirkan beragam event sport tourism dan seni budaya. Prinsipnya, geopark harus menjadi sumber kesejahteraan warga,” kata Ipuk.

Dampaknya terlihat signifikan. Kunjungan wisatawan meningkat stabil dalam beberapa tahun terakhir, berkontribusi pada pemulihan ekonomi daerah pascapandemi. Ipuk menyebut angka kemiskinan Banyuwangi yang sempat berada di level 8 persen pada masa Covid-19 kini menurun menjadi 6,13 persen. “Ini bukti bahwa geopark bukan hanya soal branding, tetapi benar-benar menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.

Sejumlah pengamat yang hadir dalam forum menyampaikan bahwa keberhasilan Banyuwangi dapat menjadi contoh praktik baik pengelolaan geopark berbasis kolaborasi dan penguatan identitas daerah. “Ijen menjadi magnet global karena dikelola dengan narasi yang kuat dan aktivitas yang konsisten,” ujar salah satu peserta forum.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru