Suasana Haru dan Meriah Warnai Sedekah Bumi Desa Dadapkuning Gresik, Anggota Dewan Turut Hadir

Minggu, 15 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Gresik, antusias mengikuti tradisi tahunan Sedekah Bumi di balai desa, Sabtu (14/6/2025). | Dok Foto Agus/RadarBangsa

Warga Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Gresik, antusias mengikuti tradisi tahunan Sedekah Bumi di balai desa, Sabtu (14/6/2025). | Dok Foto Agus/RadarBangsa

GRESIK, RadarBangsa.co.id — Tradisi tahunan Sedekah Bumi kembali digelar masyarakat Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada 2025 ini. Kegiatan sarat makna spiritual dan budaya tersebut berlangsung meriah sekaligus khidmat, Sabtu (14/6/2025).

Acara dihadiri Kepala Desa Dadapkuning Saikun, jajaran Forkopimcam Cerme, anggota DPRD Gresik dari Fraksi PKB Mohamad, serta elemen masyarakat mulai tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga generasi muda.

Prosesi Sedekah Bumi dimulai sejak pagi dengan arak-arakan tumpeng yang dibawa warga menuju balai desa. Tumpeng tersebut menjadi simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang diberikan Sang Pencipta. Doa bersama dan pembacaan tahlil dipimpin para tokoh agama, memohon keselamatan serta kemakmuran bagi seluruh warga desa.

Kepala Desa Dadapkuning, Saikun, menegaskan bahwa Sedekah Bumi tidak sekadar tradisi turun-temurun, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan menjaga harmoni dengan alam.

“Kegiatan ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas karunia-Nya kepada desa kita. Semoga keberkahan selalu menyertai warga Dadapkuning,” ujarnya.

Saikun juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan menyukseskan acara ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat desa, dan warga yang telah bersama-sama menyiapkan acara hingga berjalan lancar dan khidmat,” tuturnya.

Setelah prosesi doa, acara dilanjutkan ramah tamah. Nanti malam, suasana akan semakin semarak dengan penampilan kesenian tradisional Ludruk dari Mojokerto.

Tradisi Sedekah Bumi Desa Dadapkuning menjadi cermin kuatnya budaya gotong royong dan nilai kearifan lokal yang terus dilestarikan di tengah arus modernisasi. Diharapkan, tradisi ini tetap diwariskan kepada generasi muda sebagai upaya menjaga warisan budaya leluhur.

Penulis : Agus/Rouf

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru