Survei Potensi Kekeringan, Lamongan Perkuat Irigasi Perpipaan untuk Jaga Lahan Padi

Selasa, 11 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai memetakan lahan pertanian yang berpotensi terdampak kekeringan pada musim kemarau. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga dan pertanaman padi tidak terganggu.

Salah satu intervensi yang disiapkan Pemkab Lamongan adalah penguatan sistem irigasi perpompaan dan perpipaan di wilayah yang memiliki keterbatasan pasokan air.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI Dani Gartina turun langsung meninjau sejumlah lahan pertanian yang berpotensi mengalami kekeringan, Senin (10/8).

Peninjauan dilakukan hingga malam hari di Desa Kramat, Desa Lopang, dan Desa Jubel Kidul, Kecamatan Sugio. Selain melihat kondisi lahan, rombongan juga mengecek kesiapan infrastruktur pengairan yang dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan air pertanian.

Dani Gartina mengatakan, salah satu lokasi yang ditinjau telah memiliki rumah pompa yang diproyeksikan mampu melayani kebutuhan pengairan hingga sekitar 600 hektare lahan pertanian.

Namun, optimalisasi fasilitas tersebut masih membutuhkan dukungan jaringan serta penyambungan listrik secara resmi agar operasional pompa dapat berjalan maksimal.
“Potensi layanan rumah pompa ini cukup besar, tetapi masih perlu didukung jaringan dan penyambungan listrik resmi agar bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujar Dani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan Mugito mengatakan pemetaan terhadap lahan yang berpotensi mengalami kekeringan masih terus dilakukan dan dikompilasi.

Menurutnya, sebagian lahan telah memperoleh dukungan melalui program bantuan pompa serta irigasi perpipaan. Adapun wilayah yang kebutuhannya belum tertangani akan segera diusulkan untuk mendapatkan intervensi.

“Pemetaan masih terus kami lakukan. Lahan yang sudah mendapatkan bantuan akan kami optimalkan, sedangkan kebutuhan yang belum tertangani akan segera kami usulkan,” kata Mugito.

Program bantuan pompa dan irigasi perpipaan sebelumnya juga telah dimanfaatkan di Desa Jubel Kidul dan Desa German, Kecamatan Sugio, serta sejumlah wilayah lainnya di Lamongan.

Penguatan infrastruktur pengairan menjadi salah satu langkah penting menghadapi ancaman kekeringan. Ketersediaan air tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan tanaman, tetapi juga menentukan produktivitas lahan pertanian.

Pemkab Lamongan berharap intervensi tersebut mampu menjaga pertanaman padi selama musim kemarau sekaligus mempertahankan posisi Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Upaya pemetaan dan penguatan irigasi tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah agar potensi kekeringan tidak berkembang menjadi gangguan serius terhadap produksi pertanian.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru