Tak Semua Warga Dapat, Begini Seleksi Ketat Penerima Bantuan di Desa Blorok

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDAL,RadarBangsa.co.id – Kepala Desa Blorok Kalimi menegaskan penyaluran bantuan pangan di wilayahnya dilakukan secara selektif dan melalui proses verifikasi ketat agar tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Kalimi saat mendampingi penyaluran bantuan dari Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari kepada warga di Desa Blorok, Kecamatan Brangsong, Rabu (15/4/2026).

Menurut Kalimi, bantuan tersebut hanya diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan, seperti janda yang tidak lagi bekerja, keluarga dengan jumlah anak banyak, hingga masyarakat berpenghasilan rendah.

“Data penerima sudah melalui proses verifikasi. Kami pastikan yang menerima adalah warga yang memang layak dibantu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendataan dilakukan secara langsung dengan turun ke lapangan guna memastikan kondisi riil warga. Dengan cara itu, pemerintah desa bisa meminimalisir kesalahan dalam penyaluran bantuan.

“Yang menerima memang kami seleksi ketat. Saya sendiri juga sering survei. Kalau ada yang tidak berhak, kami minta diganti,” tegasnya.

Kalimi juga menyebutkan penyaluran bantuan tidak hanya terpusat di satu dusun, melainkan merata di tiga dusun yang ada di Desa Blorok. Hal itu dilakukan agar bantuan bisa dirasakan oleh warga yang membutuhkan di seluruh wilayah desa.

Sebagai informasi, bantuan pangan tersebut menyasar 197 kepala keluarga (KK). Masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng sebagai upaya membantu kebutuhan dasar sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga bahan pokok.

 

 

Lainnya:

Penulis : Rob

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan
Sekolah Perempuan Blitar Digeber, Pemkot Targetkan Ekonomi Keluarga Naik

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru