Tarif Retribusi Pasar Sidoarjo Naik, Pedagang Diminta Menyesuaikan

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surat pemberitahuan

Surat pemberitahuan

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) resmi menyesuaikan tarif retribusi pelayanan pasar daerah. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 10 April 2026 dan berdampak langsung pada seluruh pedagang di pasar tradisional.

Penyesuaian tarif dilakukan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang perubahan pajak dan retribusi daerah. Langkah ini disebut sebagai upaya penataan sistem pelayanan pasar sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik.

Plt. Kepala Disperindag Sidoarjo, Happy Setianingtyas, menjelaskan bahwa tarif baru diberlakukan merata untuk berbagai jenis tempat usaha di pasar. “Tarif ini mulai berlaku sejak tanggal surat pemberitahuan dan mengacu pada regulasi daerah yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Adapun rincian tarif terbaru meliputi lesehan atau pelataran sebesar Rp4.000 per stan, tempat togu Rp40.000 per stan, kios Rp1.500 per meter persegi, serta los Rp1.000 per meter persegi.

Bagi pedagang, kebijakan ini berpotensi menambah beban operasional harian. Namun di sisi lain, pemerintah daerah menargetkan peningkatan layanan pasar, seperti kebersihan, keamanan, dan penataan area jual beli agar lebih tertib dan nyaman bagi pembeli.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang nantinya dikembalikan dalam bentuk layanan publik. Dengan sistem retribusi yang lebih terstruktur, pengelolaan pasar diharapkan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Disperindag mengimbau seluruh pedagang untuk segera menyesuaikan dengan tarif baru tersebut guna menghindari kendala administrasi di lapangan. “Kami berharap kerja sama semua pihak agar kebijakan ini berjalan lancar dan memberi manfaat bagi pelayanan pasar ke depan,” tambah Happy.

Dengan penerapan tarif baru ini, pemerintah daerah dihadapkan pada tantangan menjaga keseimbangan antara peningkatan layanan dan daya beli pedagang. Respons masyarakat pasar akan menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini dalam jangka panjang.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru