Tausiyah Syeikh Afeefuddin Warnai Maulid Nabi di Surabaya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Sampaikan Pesan Penting

Senin, 22 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Akbar dihadiri Gubernur Khofifah dan ribuan jemaah Muslimat NU (Dok Foto Biro Adpim via RadarBangsa)

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Akbar dihadiri Gubernur Khofifah dan ribuan jemaah Muslimat NU (Dok Foto Biro Adpim via RadarBangsa)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ribuan jamaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur memadati Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Minggu (21/9/2025) malam, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara berlangsung khidmat dengan tausiyah dari Al-Syeikh Al-Sayyid Afeefuddin Al-Jailany, cicit dari Sulthanul Auliya’ Syeikh Abdul Qadir Jailani.

Hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU. Dalam sambutannya, Khofifah mengajak jamaah menjadikan momentum Maulid sebagai penguat cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

“Mari kita ikhtiarkan agar setiap hari bertambah cinta kita kepada Rasulullah Muhammad SAW. Peringatan ini harus menjadi penguat cinta Allah, cinta Rasul,” ujar Khofifah di hadapan jamaah.

Selain soal kecintaan kepada Nabi, Khofifah juga menyoroti tantangan di era digital. Ia menilai perkembangan teknologi tidak boleh lepas dari nilai akhlak, terutama dalam penggunaan telepon pintar yang kini menjadi bagian penting kehidupan sehari-hari.

“Banyak persoalan muncul bukan lagi karena lisan, tetapi karena jari-jari tangan. Saatnya menjadikan handphone untuk kebaikan, dengan akhlak yang sejalan dengan teknologi digital,” pesannya.

Khofifah mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menjaga anak, santri, dan lingkungan agar tidak mudah terpengaruh provokasi di dunia maya. Ia mencontohkan kasus aksi unjuk rasa yang sempat melibatkan pelajar usia belasan tahun sebagai bukti lemahnya pengawasan digital.

“Mohon dijaga keluarganya, dijaga santrinya, dijaga jemaahnya, jangan sampai terprovokasi,” imbau Khofifah.

Sementara itu, Al-Syeikh Afeefuddin Al-Jailany dalam tausiyahnya menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak mengenal batas. Menurutnya, doa dan shalawat yang terus dilantunkan masyarakat Jawa Timur menjadi sumber ketenangan sosial.

“Saat mendengar kabar kerusuhan, saya yakin Jawa Timur akan tetap aman karena masyarakatnya sangat sering melantunkan Maulid Rasulullah SAW,” ucapnya.

Ia bahkan mengaku kagum dengan tradisi Maulid di Indonesia yang menurutnya tidak tertandingi di negara lain.
“Tidak ada negara lain yang bisa menandingi. Indonesia nomor satu dalam perayaan Maulid Rasulullah SAW,” tegasnya.

Peringatan Maulid Nabi ini juga dihadiri Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz, Ketua PW Muslimat NU Jatim Masruroh Wahid, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Menutup tausiyah, Syeikh Afeefuddin menyampaikan doa penuh harap bagi seluruh jamaah.
“Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah. Semoga kita semua dapat mendampingi Rasulullah SAW di surganya Allah kelak,” ucapnya yang disambut takbir dan doa bersama jamaah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru