Tembus Medan Ekstrem Jelbuk Naik Motor, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Homecare Jangkau Warga Terpencil

Senin, 5 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) saat meninjau pelaksanaan layanan Homecare di Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, Jember, Senin (5/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) saat meninjau pelaksanaan layanan Homecare di Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, Jember, Senin (5/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) turun langsung meninjau pelaksanaan program pelayanan kesehatan Homecare di Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, Senin (5/10/2026).

Untuk mencapai permukiman warga di kawasan perbukitan atau gumuk, Gus Fawait mengendarai sepeda motor bersama jajaran tenaga kesehatan dari Puskesmas Jelbuk. Jalur tersebut dinilai lebih memungkinkan ditembus kendaraan roda dua.

Gus Fawait mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan jemput bola benar-benar menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan akses fisik maupun geografis menuju Puskesmas.

“Jalur Homecare di Desa Sucopangepok ini memang lebih memungkinkan ditembus menggunakan kendaraan roda dua. Kita ingin memastikan pelayanan jemput bola ini benar-benar menjangkau warga yang memiliki keterbatasan akses fisik maupun geografis untuk berobat ke Puskesmas,” ujar Gus Fawait.

Dalam peninjauan itu, Gus Fawait mendatangi rumah sederhana berbilik bambu milik Misti dan Buya, dua lansia bersaudara yang hidup dengan keterbatasan fisik.

Misti mengalami tunanetra, sedangkan Buya tunarungu. Keduanya saling membantu dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melihat kondisi hunian tersebut, Gus Fawait sempat menawarkan perbaikan total rumah melalui program Pemerintah Kabupaten Jember. Namun, tawaran itu ditolak secara halus oleh Misti karena dirinya merasa nyaman dengan celah anyaman bambu yang masih memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah.

Gus Fawait kemudian menghormati keinginan tersebut dan mengalihkan perhatian pada pembenahan alas serta lantai rumah agar kondisinya lebih sehat dan layak bagi kedua lansia.

“Kalau begitu saya berencana membenahi lantai nenek supaya tidak lagi dingin di tapak kaki Nenek Misti dan Nenek Buya saat beraktivitas sehari-hari,” kata Gus Fawait.

Perjalanan Homecare kemudian berlanjut ke rumah Bebun, 86 tahun, seorang lansia yang hidup seorang diri di rumah berbilik bambu. Di usia senja, Bebun masih menjalani aktivitas sehari-hari dengan bantuan tongkat kayu untuk berjalan.

Gus Fawait menegaskan bahwa Homecare menjadi bentuk kepedulian pemerintah dengan menghadirkan pelayanan kesehatan secara langsung ke rumah warga, terutama lansia dan masyarakat sakit yang berada di wilayah terpencil.

“Melalui Homecare, pemerintah hadir langsung menyapa masyarakat. Tidak hanya pemeriksaan medis dan pengobatan yang kita bawakan ke rumah warga, tetapi juga perencanaan perbaikan fasilitas rumah tidak layak huni agar kehidupan lansia kita menjadi lebih layak, sehat, dan nyaman,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan
2.000 Lowongan Kerja Dibuka di Sidoarjo, Pencari Kerja Disabilitas Juga Punya Kesempatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:56

Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan

Berita Terbaru