Terima Koin Kehormatan Dankodaeral V, Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dinilai Berperan Strategis Jaga Ketahanan Nasional

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menerima koin kehormatan dari Dankodaeral V Surabaya, Laksda TNI Ali Triswanto. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Anggota DPD RI Lia Istifhama menerima koin kehormatan dari Dankodaeral V Surabaya, Laksda TNI Ali Triswanto. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menerima koin kehormatan dari Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) V Surabaya, Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto. Penghargaan tersebut mencerminkan pengakuan atas kontribusi Lia dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pendekatan sosial, kebangsaan, serta  kolaborasi lintas sektor.

Penyerahan koin dilakukan dalam pertemuan resmi di Kantor Kodaeral V Surabaya. Dalam tradisi TNI Angkatan Laut, challenge coin bukan sekadar cendera mata, melainkan simbol kepercayaan, soliditas, serta penghormatan kepada mitra yang telah  dinilai memiliki peran strategis bagi kepentingan pertahanan negara.

Lia Istifhama menilai penghargaan tersebut sebagai amanah kebangsaan yang harus diemban secara kolektif. Hal itu ia sampaikan saat ditemui usai pertemuan, Senin (12/1/2026).

“Koin kehormatan ini bukan simbol personal. Ini adalah pengingat akan tanggung jawab bersama untuk terus menjaga ketahanan nasional, terutama di Jawa Timur yang memiliki posisi strategis bagi Indonesia,” ujar Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur.

Menurut Lia, ketahanan nasional sangat bergantung pada kekuatan daerah. Jawa Timur dinilai memiliki peran krusial karena didukung jumlah penduduk besar, basis pendidikan dan pesantren yang kuat, serta letak strategis di jalur maritim dan logistik nasional.

Ia menekankan bahwa tantangan ketahanan saat ini tidak hanya bersifat fisik atau militer, tetapi juga menyangkut ketahanan sosial, ideologi, dan karakter bangsa.

“Di tengah disrupsi digital dan derasnya arus informasi, penguatan nilai kebangsaan, persatuan, dan toleransi menjadi kunci. Di sinilah peran tokoh daerah dan wakil rakyat harus hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Laksda TNI Ali Triswanto menegaskan pentingnya sinergi antara unsur pertahanan dan elemen sipil. Menurutnya, keterlibatan anggota DPD RI dan pemangku kepentingan daerah dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan sosial sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara.

Pertemuan tersebut menegaskan posisi Jawa Timur tidak hanya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga sebagai pilar utama ketahanan nasional. Ke depan, kolaborasi antara TNI AL dan pemangku kepentingan daerah diharapkan terus diperkuat guna menjaga stabilitas dan persatuan bangsa secara berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru