Toko Serba 35 di Pamekasan Picu Kemacetan Parah di Jalan Kabupaten Saat Ramadhan

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi kemacetan di Jalan Kabupaten Pamekasan, Rabu (4/2/2026), akibat membludaknya pengunjung Toko Serba 35. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kondisi kemacetan di Jalan Kabupaten Pamekasan, Rabu (4/2/2026), akibat membludaknya pengunjung Toko Serba 35. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Kemacetan lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Kabupaten, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sejak awal Ramadan 1447 H/2026 M. Kepadatan kendaraan dipicu membludaknya pengunjung Toko Serba 35 yang baru beroperasi dan menarik antrean panjang warga.

Pantauan di lokasi, Rabu (4/2/2026), pengunjung sudah berdatangan sejak siang hari. Antrean mengular hingga ke badan jalan. Pengelola toko memberlakukan sistem buka-tutup gerbang untuk mengatur arus pengunjung yang masuk ke area perbelanjaan.

Lonjakan kendaraan roda dua dan roda empat milik pembeli membuat arus lalu lintas melambat. Situasi diperparah dengan tidak terlihatnya petugas pengatur lalu lintas dari Dinas Perhubungan maupun kepolisian di titik kemacetan.

“Setiap hari Jalan Kabupaten memang sudah padat, apalagi sekarang ada Toko Serba 35. Kami berharap ada petugas yang turun mengatur lalu lintas,” ujar Halimah, salah satu pengendara yang terjebak antrean kendaraan.

Di lokasi hanya tampak satu juru parkir mengenakan kaos bertuliskan “Juru Parkir Dishub Pamekasan” yang mengatur kendaraan masuk dan keluar area parkir. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup untuk mengurai kepadatan di jalan utama yang menjadi akses publik.

Jalan Kabupaten merupakan salah satu jalur vital di pusat Kota Pamekasan yang menghubungkan kawasan perkantoran dan pusat ekonomi. Kemacetan yang terjadi pada jam-jam sibuk dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama selama Ramadan ketika mobilitas cenderung meningkat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan kemacetan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat kepolisian segera melakukan evaluasi dan penataan lalu lintas agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami tidak keberatan ada toko baru, tapi harus ada solusi supaya jalan tetap lancar,” pungkas Halimah.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru