TP PKK Blitar Dorong Keluarga Sehat Lewat Workshop

Rabu, 29 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR, RadarBangsa.co.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Blitar menggelar workshop Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Balai Kota Koesoema Wicitra, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Workshop diikuti seluruh pengurus TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan se-Kota Blitar. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai penerapan PHBS sekaligus membekali para kader agar dapat menjadi role model bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

Ketua TP PKK Kota Blitar, Kharisa Rizqi Umami, menekankan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai dari diri sendiri. “Kami gelar workshop perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar para pengurus PKK di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat menambah wawasan dan menerapkan pola hidup bersih serta sehat, dimulai dari keluarga masing-masing,” ujarnya.

Kharisa menjelaskan peran strategis TP PKK dalam mendukung masyarakat sehat. Kegiatan yang dilakukan mencakup menjaga kebersihan lingkungan, aktif dalam kegiatan posyandu balita dan lansia, hingga mendorong masyarakat berolahraga secara rutin. Semua langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem keluarga dan lingkungan yang tangguh terhadap risiko penyakit.

“Selain itu, kami berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke selokan atau sungai, karena hal tersebut dapat memicu banjir dan mengganggu kesehatan lingkungan,” tambah Kharisa. Ia menekankan bahwa perilaku sederhana ini memiliki dampak besar, terutama saat musim penghujan tiba.

Workshop PHBS juga membahas strategi praktis menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, sanitasi, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Para peserta diberikan materi mengenai cara mengedukasi masyarakat agar sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih, serta teknik memantau dan menilai penerapan PHBS di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya workshop ini, TP PKK berharap kader dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku masyarakat, sehingga kesehatan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan meningkat. Program ini juga diharapkan berkontribusi mencegah penyakit yang muncul akibat lingkungan kotor, banjir, atau genangan air.

“Kami ingin kader PKK tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan PHBS di lingkungannya. Dengan begitu, masyarakat akan merasakan langsung manfaat hidup bersih dan sehat,” tutup Kharisa.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru