LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lamongan mulai menerapkan sistem pelaporan digital melalui aplikasi E-PKK. Sebanyak kurang lebih 501 operator kecamatan dan desa/kelurahan mendapat pelatihan untuk mendukung penerapan sistem tersebut.
Pelatihan E-PKK digelar TP-PKK Lamongan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lamongan di Ruang Sasana Nayaka, Senin (14/9). Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 September.
Ketua TP-PKK Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi mengatakan, penggunaan E-PKK mulai diberlakukan tahun ini sebagai penyesuaian terhadap perkembangan teknologi.
Menurut Anis, digitalisasi pelaporan diharapkan membuat kegiatan, capaian, hingga persoalan yang ditemukan di lapangan dapat dipantau lebih cepat, transparan, dan berkelanjutan.
“Ini merupakan langkah maju bagi Tim Penggerak PKK Lamongan menuju tata kelola organisasi yang modern, profesional, dan berbasis data. Ke depan segala bentuk pelaporan tidak menggunakan kertas, namun menggunakan sistem online yang mudah diakses ulang, maka dari itu program ini kita laksanakan untuk mengikuti perkembangan zaman,” ucap Bu Anis.
Aplikasi E-PKK dirancang untuk mempermudah pencatatan program PKK secara real time. Sistem tersebut juga memungkinkan sinkronisasi pelaporan kegiatan dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten dan provinsi.
Selain administrasi program, E-PKK diharapkan memudahkan pemantauan sejumlah data penting di lapangan, termasuk persoalan stunting, gizi buruk, hingga kondisi kesejahteraan masyarakat.
Anis meminta seluruh peserta pelatihan mengikuti materi secara serius, memahami penggunaan aplikasi, melakukan praktik, serta siap menerapkannya di wilayah masing-masing.
“Semoga melalui kegiatan ini PKK Lamongan dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan semakin kuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Aplikasi E-PKK yang juga Kepala Diskominfo Lamongan Sugeng Widodo melaporkan, kegiatan tersebut diikuti kurang lebih 501 peserta.
Peserta merupakan perwakilan kecamatan serta desa/kelurahan se-Kabupaten Lamongan. Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga 17 September sebagai bagian dari persiapan penerapan sistem pelaporan digital PKK di wilayah Lamongan.
Dengan penerapan E-PKK, pelaporan program tidak lagi bergantung pada dokumen berbasis kertas. Data kegiatan dapat dicatat dan dilaporkan melalui sistem online sehingga lebih mudah diakses kembali serta disinkronkan antarjenjang pemerintahan.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar