Tradisi Per-Peran di Pamekasan Diserbu Warga, Polisi Turun Tangan Atur Lalu Lintas di Jalur Utama Pamekasan–Sampang

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengatur arus lalu lintas saat tradisi Per-Peran di Pamekasan, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Polisi mengatur arus lalu lintas saat tradisi Per-Peran di Pamekasan, Minggu (22/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Tradisi tahunan Per-Peran kembali digelar masyarakat pesisir Desa Bandaran dan Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (22/3/2026). Kegiatan budaya ini menyedot antusiasme warga dan berlangsung di jalur utama penghubung Pamekasan–Sampang.

Polres Pamekasan menerjunkan puluhan personel untuk mengamankan jalannya acara. Pengamanan difokuskan pada kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum, mengingat lokasi kegiatan berada di jalan protokol.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dan berakhir pukul 18.45 WIB. Sejak awal, aparat kepolisian telah menggelar apel persiapan yang dipimpin Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Sahrawi, di Jalan Raya Desa Bandaran.

Petugas kemudian disebar ke sejumlah titik rawan kepadatan. Di antaranya Jembatan perbatasan Desa Bandaran–Desa Tanjung, simpang tiga Desa Bandaran, area pemakaman, serta depan Mushola Baitur Rahman.

Kapolsek Tlanakan, AKP Tamsil Efendi, menyatakan pengamanan dilakukan secara maksimal untuk menghindari kemacetan. “Personel kami disebar di sepanjang jalan protokol agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah kegiatan selesai sekitar pukul 17.45 WIB, petugas tetap berjaga untuk mengurai arus lalu lintas hingga kondisi kembali normal. Pendekatan humanis juga diterapkan agar masyarakat tetap nyaman mengikuti tradisi.

Sejumlah pejabat utama Polres Pamekasan turut hadir memantau langsung, di antaranya Kasat Reskrim AKP Yoyok Herdianto. Kehadiran mereka memastikan pengamanan berjalan sesuai rencana.

Tradisi Per-Peran sendiri merupakan agenda budaya tahunan masyarakat pesisir yang menjadi simbol kebersamaan. Selain bernilai budaya, kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya mobilitas warga di jalur utama.

Hingga akhir acara, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas dari Pamekasan menuju Sampang maupun sebaliknya berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali. Masyarakat bisa menjalankan tradisi dengan khidmat,” pungkas AKP Tamsil Efendi.

Penulis : Debora

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan
Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan
Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan
Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur
Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien
Polsek Tikung Pantau Panen Biji Kangkung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan
Di Hadapan Ribuan Jamaah Suko, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan
Pasuruan Woman’s Run 2026 di Taman Dayu, Pelari 12 Tahun Tuntaskan 5K dalam 18 Menit 13 Detik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:49

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:04

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Selasa, 15 September 2026 - 15:32

Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan

Senin, 14 September 2026 - 13:45

Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur

Senin, 14 September 2026 - 13:38

Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien

Berita Terbaru