MATARAM, RadarBangsa.co.id – Transformasi layanan kesehatan di RSUD H. Moh. Ruslan Mataram terus menunjukkan hasil signifikan setelah berhasil meraih pengakuan internasional. Rumah sakit daerah ini dinilai sukses melakukan pembaruan sistem layanan berbasis inovasi dan teknologi kesehatan modern.
Capaian tersebut tidak hanya mengangkat nama Kota Mataram, tetapi juga menegaskan kemampuan fasilitas kesehatan daerah dalam bersaing di tingkat global.
Transformasi dilakukan melalui konsep SMART RSUD (Strategic Management & Revenue Transformation) yang mengintegrasikan berbagai layanan unggulan. Di antaranya Lombok IVF, Graha Mentaram, PSC 119 Emergency Medical Service, Medical Check Up, hingga Medical Air Evacuation.
Selain itu, penguatan layanan juga mencakup Cathlab, Poli Eksekutif, Sport Gym, Rumah Duka One Stop Service, serta layanan KJSU untuk penanganan kasus komprehensif dan cepat. Langkah ini menjadi bagian dari pembenahan sistem layanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.OG, Subsp F.E.R, M.Kes., M.Sc., menegaskan bahwa transformasi tersebut merupakan strategi jangka panjang.
“Konsep SMART RSUD kami dorong sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing rumah sakit,” ujarnya.
Pihak manajemen menyebut keberhasilan ini diperkuat dengan diraihnya Diamond Status dari World Stroke Organization. Penghargaan tersebut diberikan atas standar tinggi dalam penanganan pasien stroke.
“Ini bukti layanan stroke kami telah memenuhi standar internasional,” ungkap manajemen RSUD.
Capaian ini juga selaras dengan penilaian dalam TOP BUMD Awards yang menekankan inovasi, digitalisasi, dan tata kelola GCG.
Pemerintah Kota Mataram menilai transformasi ini sebagai bukti bahwa rumah sakit daerah mampu bersaing secara global. Peningkatan layanan diharapkan memperluas akses kesehatan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus memperkuat citra layanan publik daerah.
Keberhasilan ini juga mendorong daerah lain untuk mempercepat inovasi sektor kesehatan berbasis digital dan layanan terintegrasi.
Manajemen RSUD menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir dari proses reformasi layanan. “Ini baru awal dari langkah besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” pungkasnya.
Lainnya:
- Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
- Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
- Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin








