Tujuh Raperda Kabupaten Lamongan Tahun 2025 Disetujui dalam Rapat Paripurna

Senin, 30 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna persetujuan tujuh Raperda tahun anggaran 2025 di ruang rapat DPRD Lamongan, Senin (30/6/2025). | Dok foto  Ho/RadarBangsa

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna persetujuan tujuh Raperda tahun anggaran 2025 di ruang rapat DPRD Lamongan, Senin (30/6/2025). | Dok foto Ho/RadarBangsa

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2025 disetujui dalam rapat paripurna hari keempat, Senin (30/6), yang berlangsung di ruang rapat paripurna kantor DPRD Lamongan. Dari tujuh Raperda tersebut, empat di antaranya merupakan usulan Pemerintah Kabupaten Lamongan dan tiga lainnya berasal dari inisiatif DPRD Lamongan.

Materi Raperda yang disetujui mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan tahun 2025–2029, penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan berdasarkan kelas jalan, hingga perubahan keempat atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah. Selain itu juga disahkan regulasi tentang penataan dan pengendalian infrastruktur pasif telekomunikasi, penyelenggaraan rumah kos, penanggulangan prostitusi dan perbuatan asusila, serta perubahan kedua atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang desa.

Raperda-raperda tersebut telah melalui proses pembahasan intensif bersama tim dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, DPRD, panitia khusus (Pansus), serta perwakilan seluruh fraksi. Seluruh tahapan, mulai dari penyampaian nota pengantar hingga rapat-rapat pembahasan bersama tim eksekutif, telah dilalui secara transparan dan partisipatif.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam pembentukan peraturan daerah. Menurutnya, regulasi yang dihasilkan bukan hanya produk hukum, tetapi juga cerminan komitmen bersama dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembentukan peraturan daerah bukan sekadar administratif. Ini adalah wujud semangat kolaborasi kita dalam menghadirkan regulasi yang aspiratif dan aplikatif. Ketujuh perda ini akan menjadi pijakan kuat dalam menjalankan program prioritas pembangunan Kabupaten Lamongan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah melalui proses evaluasi dan fasilitasi serta memperoleh nomor registrasi dari Gubernur Jawa Timur, ketujuh peraturan daerah tersebut siap menjadi landasan hukum dalam pelaksanaan kebijakan strategis daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lamongan,Drs. H. Kacung Purwanto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif semua pihak dalam proses pembahasan. Ia menyebutkan bahwa setiap masukan dari fraksi maupun masyarakat telah menjadi bagian penting dalam penyempurnaan substansi masing-masing Raperda.

“Pansus bersama tim Raperda Pemkab telah bekerja maksimal, didukung dengan kajian, riset, dan masukan dari berbagai elemen masyarakat. Ini menunjukkan bahwa pembentukan perda bukan pekerjaan sepihak, tapi hasil proses kolektif yang mendalam,” ujarnya dalam rapat paripurna.

Pansus DPRD juga merekomendasikan agar hasil persetujuan Raperda segera dilaporkan ke Gubernur Jawa Timur guna mendapatkan fasilitasi dan ditetapkan dalam lembaran daerah. Pemerintah daerah diminta segera menyusun Peraturan Bupati sebagai aturan pelaksana dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melibatkan DPRD serta perangkat daerah terkait.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru