UMKM Pangan Pasuruan Tumbuh Berkat Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Sidiq menata pisang cavendish pesanan MBG di gudang Dusun Lodo, Pasuruan, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Muhammad Sidiq menata pisang cavendish pesanan MBG di gudang Dusun Lodo, Pasuruan, Sabtu (24/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi dampak langsung bagi ekonomi lokal. Di Kabupaten Pasuruan, pengusaha pisang cavendish dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, kebanjiran pesanan untuk memasok kebutuhan lebih dari 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah Jawa Timur.

Pengusaha tersebut adalah Muhammad Sidiq, pemilik merek “Aca Banana”. Sejak program MBG berjalan, pesanan pisang cavendish yang diterimanya tidak hanya berasal dari wilayah Pasuruan, tetapi juga dari Surabaya, Malang, Sidoarjo, hingga Situbondo. Aktivitas pengemasan tampak di gudang produksinya di Dusun Lodo pada Sabtu (24/1/2026), saat pisang disiapkan dalam kardus untuk pengiriman ke dapur-dapur MBG.

Sidiq menjelaskan, setiap SPPG menerima pasokan dua kali dalam sepekan. Sekali kirim, kebutuhan tiap dapur mencapai 3.500–3.600 buah pisang atau sekitar 30 kardus. “Alhamdulillah, pesanan datang dari lebih 10 dapur MBG. Pengiriman seminggu dua kali, dan satu dapur butuh 3.500 sampai 3.600 buah,” ujarnya.

Untuk kebutuhan MBG, pisang yang dipesan bukan kelas premium. Sidiq menyesuaikan permintaan dengan spesifikasi program. “Yang diminta grade B dan C. Ukurannya lebih kecil supaya pas di ompreng yang dibagikan ke sekolah dan madrasah,” katanya.

Seluruh pasokan saat ini berasal dari kebun miliknya seluas sekitar tujuh hektare di Pasuruan. Namun lonjakan permintaan membuat Sidiq menyiapkan ekspansi. Dalam waktu dekat, ia berencana menyewa lahan tambahan seluas 10 hektare di Kecamatan Rembang untuk penanaman pisang cavendish.

Langkah tersebut tidak hanya untuk mengamankan pasokan MBG, tetapi juga memenuhi permintaan pasar modern yang masih stabil. “Selain MBG, pasar seperti Lippo, Transmart, dan pasar buah di Jawa Timur tetap jalan. Pesanannya luar biasa,” ucap Sidiq.

Ia berharap program MBG terus berlanjut dan memberi kepastian usaha bagi petani serta pelaku UMKM pangan. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan, karena program ini sangat membantu usaha kami dan petani sekitar,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru