UMKM Sidoarjo Didorong Masuk Pabrik Besar, Wabup Mimik Buka Jalan

Rabu, 13 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menerima audiensi IWAPI Krian, Rabu (13/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menerima audiensi IWAPI Krian, Rabu (13/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai mendorong pelaku UMKM lokal agar tidak hanya bertahan di pasar tradisional, tetapi mampu masuk dalam rantai pasok perusahaan besar. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tengah tekanan persaingan usaha dan perlambatan ekonomi.

Dorongan tersebut mengemuka dalam audiensi antara Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Ranting Krian dengan Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, di rumah dinas wakil bupati, Rabu (13/5/2026).

Ketua IWAPI Ranting Krian, Endang Dariyanti, menilai produk UMKM Sidoarjo sebenarnya memiliki kualitas yang mampu bersaing. Namun, banyak pelaku usaha kecil kesulitan menembus pasar industri karena minim akses dan jaringan dengan perusahaan besar.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu hadir menjadi penghubung agar UMKM lokal bisa naik kelas dan menjadi supplier industri besar di Sidoarjo maupun daerah lain.

“Kami ingin pemerintah hadir menjadi jembatan antara pabrik besar dengan UMKM agar pelaku UMKM bisa menjadi supplier perusahaan besar,” ujar Endang.

Ia mengatakan kondisi ekonomi saat ini membuat pelaku UMKM harus berjuang lebih keras mempertahankan usaha. Karena itu, kolaborasi dengan industri dinilai bisa membuka peluang pasar yang lebih stabil bagi pelaku usaha kecil.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Mimik Idayana menegaskan Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan langkah agar produk UMKM lokal bisa masuk ke berbagai sektor usaha modern.

“Produk UMKM wajib dan harus bisa masuk. Ini juga menjadi bagian dari program unggulan kami, yakni UMKM naik kelas,” tegas Mimik.

Selain memperluas akses pemasaran ke hotel, supermarket, minimarket hingga perusahaan besar, Pemkab juga menampung berbagai keluhan dan persoalan yang dihadapi pelaku usaha perempuan di Sidoarjo.

Mimik meminta pelaku UMKM memperkuat kolaborasi melalui koperasi maupun komunitas usaha agar memiliki daya tawar lebih kuat di pasar industri.

“Semua UMKM harus guyub jadi satu. Yang penting tetap berjuang dan ikhtiar karena pemerintah sudah memikirkan pengembangan UMKM ke depan,” katanya.

Dorongan agar UMKM masuk rantai pasok industri menjadi perhatian karena sektor usaha kecil masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Jika berhasil terhubung dengan industri besar, UMKM dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru