Wabup Mimik Minta Pelaku Usaha di Sidoarjo Tak Abaikan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 15 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Mimik Idayana bersama BPS Sidoarjo membahas Sensus Ekonomi 2026, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Mimik Idayana bersama BPS Sidoarjo membahas Sensus Ekonomi 2026, Rabu, 13 Mei 2026 (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai mengawal serius pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan, data ekonomi yang akurat menjadi penentu arah kebijakan daerah, mulai dari penguatan UMKM hingga membuka peluang investasi baru di Kota Delta.

Komitmen itu disampaikan saat menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo di Rumah Dinas Wakil Bupati, Rabu (13/5/2026).

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi perhatian serius Pemkab Sidoarjo di tengah pesatnya pertumbuhan sektor industri, perdagangan, dan UMKM di wilayah tersebut. Pemerintah daerah menilai, tanpa data yang valid, kebijakan ekonomi berisiko tidak tepat sasaran.

Dalam audiensi tersebut, Kepala BPS Sidoarjo Bagyo Trilaksono memaparkan tahapan sensus yang akan dilakukan melalui dua metode. Yakni pengisian mandiri berbasis website dan pendataan langsung oleh petugas di lapangan.

“Mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026, pelaku usaha dapat melakukan pengisian secara mandiri melalui website. Kemudian pada 15 Juni sampai 31 Agustus 2026, petugas akan turun ke lapangan untuk mendata usaha yang belum mengisi secara online,” jelas Bagyo.

Menurutnya, sensus yang digelar setiap sepuluh tahun sekali itu menjadi instrumen penting untuk membaca kondisi riil ekonomi daerah. Pendataan mencakup seluruh aktivitas usaha nonpertanian, mulai usaha rumahan hingga perusahaan besar.

Bagyo mengungkapkan, struktur ekonomi Sidoarjo saat ini masih didominasi sektor industri pengolahan yang mencapai sekitar 49 persen. Angka itu menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu pusat industri terbesar di Jawa Timur.

“Dengan data yang valid, pemerintah dapat mengetahui sektor mana yang tumbuh, mana yang membutuhkan intervensi, serta peluang investasi yang bisa dikembangkan,” ujarnya.

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menilai, pembangunan ekonomi tidak cukup hanya berdasarkan asumsi. Pemerintah membutuhkan data lengkap agar program yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

“Data yang akurat akan membantu pemerintah menyusun kebijakan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha. Karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha di Sidoarjo untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa partisipasi pelaku usaha dalam pengisian data mandiri akan mempercepat pemerintah memperoleh gambaran kondisi ekonomi daerah secara nyata. Hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penyusunan program pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan daya saing investasi.

“Dengan data ekonomi yang lengkap dan akurat, kita bisa merancang kebijakan yang lebih tepat untuk mendorong pertumbuhan usaha, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru