Wabup Pasuruan Optimistis MTQ JQH Cetak Lebih Banyak Qari dan Generasi Qurani

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat membuka MTQ JQH ke-75 di PP Al-Ishlahiyyah Wonorejo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat membuka MTQ JQH ke-75 di PP Al-Ishlahiyyah Wonorejo. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menilai Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffadz (JQH) sebagai instrumen strategis dalam memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus menyiapkan generasi Qurani yang berakhlak dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hal tersebut disampaikan Shobih Asrori saat membuka MTQ JQH Nahdlatul Ulama 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyyah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Minggu (11/1/2026). Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus JQH Kabupaten Pasuruan dan pengasuh pondok pesantren atas konsistensi penyelenggaraan MTQ.

“Saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan MTQ ini. Alhamdulillah, pesertanya masih banyak. Ini menunjukkan lantunan Al-Qur’an masih hidup di Kabupaten Pasuruan,” ujar Shobih Asrori, Wakil Bupati Pasuruan, dalam sambutannya.

Menurutnya, tingginya partisipasi menjadi indikator kuat bahwa pembinaan tilawah dan hafalan Al-Qur’an tetap relevan di tengah perubahan sosial. Ia berharap MTQ mampu melahirkan qari dan hafidz yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berkarakter.

Shobih menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen mendukung MTQ pada tahun-tahun mendatang, termasuk melalui bantuan pembinaan bagi para pemenang lomba.

“Kami sampaikan bahwa dukungan Pemkab tidak bisa mendadak. Meski belum bisa membantu banyak, tetap ada perhatian. Bahkan saya tambah sendiri,” kata Shobih dalam agenda peringatan Hari Lahir JQH Kabupaten Pasuruan ke-75 tersebut.

Selain itu, Shobih menyoroti fenomena menurunnya kehadiran anak-anak di masjid. Ia mendorong Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Pasuruan untuk lebih intensif menggerakkan program yang ramah anak.

“Masjid semakin banyak, tetapi anak-anak yang beribadah justru sedikit. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru