Wabup Pasuruan Resmikan Smart Operating Theatre RSUD Grati, Jawab Lonjakan Kasus Gawat Darurat Pantura

Jumat, 20 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meresmikan Smart Operating Theatre RSUD Grati, Rabu (18/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori meresmikan Smart Operating Theatre RSUD Grati, Rabu (18/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memperkuat layanan kesehatan rujukan dengan meresmikan Smart Operating Theatre di RSUD Grati, Rabu (18/2/2026). Fasilitas ruang operasi pintar ini dihadirkan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan tindakan bedah serta tingginya kasus kegawatdaruratan, terutama akibat kecelakaan di jalur Pantura.

Peresmian dilakukan Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori. Sejak sepekan terakhir, layanan tersebut telah dioperasionalkan guna mendukung penanganan pasien secara cepat, aman, dan terintegrasi.

Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, menjelaskan Smart Operating Theatre merupakan bagian dari inovasi layanan rumah sakit yang adaptif terhadap tantangan medis modern.

“Fasilitas ini kami hadirkan untuk memastikan keselamatan pasien dan efisiensi kerja tenaga medis. Orientasinya jelas, penyelamatan pasien secara maksimal,” ujarnya saat ditemui, Jumat (20/2/2026).

Menurut Retno, ruang operasi pintar tersebut memiliki sejumlah keunggulan teknis. Pertama, sistem pengaturan tekanan udara positif dan negatif yang dapat disesuaikan untuk meminimalkan risiko infeksi silang serta melindungi pasien dan tenaga kesehatan.

Kedua, integrasi langsung dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Melalui sistem ini, dokter dapat mengakses data rekam medis pasien secara real time, termasuk hasil radiologi dan laboratorium, tanpa harus meninggalkan ruang operasi.

“Semua data pasien terhubung langsung dengan layanan penunjang. Ini mempermudah pengambilan keputusan medis secara cepat dan akurat,” jelasnya.

Ketiga, penggunaan pintu otomatis berbahan galvanized steel dengan sistem hermetic atau kedap udara. Teknologi ini menjaga sterilitas ruang operasi dengan mencegah kontaminasi udara dari luar.

Kehadiran Smart Operating Theatre diharapkan berdampak langsung pada masyarakat Pasuruan dan sekitarnya. Selain mempercepat tindakan bedah, fasilitas ini juga mengurangi kebutuhan rujukan ke rumah sakit di luar daerah yang kerap menimbulkan antrean panjang.

Retno menegaskan, penguatan infrastruktur medis menjadi bagian dari komitmen RSUD Grati dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di sektor kesehatan.

“Ke depan, kami akan terus berbenah agar pelayanan kesehatan semakin responsif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru