Wakil Bupati Malang Kawal Distribusi Makan Bergizi Sekolah

Jumat, 24 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan bergizi gratis bagi peserta didik, Kamis (23/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan bergizi gratis bagi peserta didik, Kamis (23/10). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang terus memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik. Untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib meninjau langsung Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kamis (23/10) pagi.

Dalam kegiatan itu, Lathifah didampingi Kapolres Malang, Dandim 0818 Malang–Batu, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, serta diikuti sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, dan Forkopimcam Pakisaji. Peninjauan ini menjadi langkah penting memastikan dapur pelaksana program MBG memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan efisiensi dalam pelayanan makan bergizi untuk anak sekolah.

Wakil Bupati Malang memeriksa secara menyeluruh setiap bagian dapur, mulai dari area persiapan bahan makanan, peralatan memasak, kualitas bahan pangan, hingga proses pengolahan dan penyajian. Ia menegaskan, seluruh kegiatan produksi harus berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Kami ingin memastikan semua berjalan sesuai SOP tanpa ada kendala, terutama soal kebersihan dapur dan mutu makanan. Ini sangat penting karena program Makan Bergizi Gratis harus menjamin makanan yang layak, bergizi, dan aman bagi anak-anak,” ujar Lathifah Shohib.

Selain aspek kebersihan, Lathifah juga mendorong agar program ini melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan baku makanan. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu roda ekonomi daerah bergerak lebih kuat. “Kami menyarankan agar bahan pangan seperti beras, sayur, dan lauk pauk diambil dari UMKM Kabupaten Malang. Dengan begitu, program ini bukan hanya menyehatkan anak-anak, tapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas terkait, hingga kini terdapat 91 SPPG di Kabupaten Malang yang telah mengajukan sertifikasi, dan 35 di antaranya telah bersertifikat resmi. Pemerintah terus mendorong peningkatan jumlah dapur bersertifikat agar seluruh pelaksana MBG memiliki standar pelayanan yang seragam dan terukur.

Usai memeriksa dapur, rombongan Wakil Bupati melanjutkan kunjungan dengan meninjau proses distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima program. Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan setiap peserta didik menerima makanan bergizi dengan kualitas dan waktu pengiriman yang sesuai ketentuan.

“Hari ini kami tidak hanya meninjau dapur di Kendalpayak, tetapi juga melihat langsung distribusi ke sekolah-sekolah penerima MBG. Kami pastikan pengiriman berjalan tepat waktu. Biasanya, makanan berangkat dari dapur sekitar pukul 08.00 dan sudah diterima serta dikonsumsi anak-anak sebelum pukul 09.00 pagi,” jelas Lathifah.

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Malang menjadi salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di sekolah. Dengan pengawasan ketat dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Malang berharap program ini berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda.

Langkah Wakil Bupati meninjau dapur MBG di Pakisaji menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat, terutama bagi para peserta didik di wilayah Kabupaten Malang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru