Wakil Bupati Sleman Hadiri Upacara Adat Suran Mbah Demang di Banyuraden

Jumat, 4 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengikuti kirab budaya dalam rangka Upacara Adat Suran Mbah Demang di Kalurahan Banyuraden, Kamis (3/7/2025) malam. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengikuti kirab budaya dalam rangka Upacara Adat Suran Mbah Demang di Kalurahan Banyuraden, Kamis (3/7/2025) malam. | Dok Foto Ho/ RadarBangsa

SLEMAN, RadarBangsa.co.id – Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menghadiri pelaksanaan upacara adat Suran Mbah Demang yang digelar di Kantor Kalurahan Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kamis (3/7/2025) malam.

Upacara adat yang rutin diselenggarakan setiap bulan Sura dalam penanggalan Jawa ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur Ki Demang Cokrodikromo, tokoh penting dalam sejarah dan budaya Banyuraden.

Berbagai prosesi digelar dalam upacara adat tersebut. Salah satu yang menjadi daya tarik utama adalah kirab budaya yang diikuti barisan bregada keprajuritan serta dimeriahkan dengan kesenian tradisional, arak-arakan gunungan, dan ogoh-ogoh.

Wakil Bupati Danang Maharsa mengikuti seluruh rangkaian prosesi, termasuk berjalan kaki dalam pawai menuju Sumur Petilasan Mbah Demang bersama warga dan peserta kirab.

Ribuan warga tampak antusias menyaksikan jalannya kirab budaya. Ruas-ruas jalan yang menjadi lintasan kirab dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kemeriahan upacara adat tersebut.

Usai mengikuti kirab, Danang Maharsa menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan jajaran Pemerintah Kalurahan Banyuraden yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam melestarikan tradisi budaya warisan leluhur.

“Selain sebagai hiburan masyarakat, kegiatan ini menjadi momentum untuk meneladani nilai-nilai luhur yang diajarkan Ki Demang Cokrodikromo,” ujar Danang.

Ia menambahkan, salah satu nilai utama yang tampak nyata dalam prosesi tersebut adalah semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Semua elemen masyarakat saling menghormati dan mendukung berjalannya seluruh rangkaian upacara adat. Nilai-nilai seperti ini patut kita teladani dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Danang juga berharap tradisi dan warisan budaya seperti ini terus dijaga, khususnya oleh generasi muda, agar nilai-nilai leluhur dan kearifan lokal tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru