Wakil Ketua DPRD Pasuruan Apresiasi Budidaya Melon Modern BUMDes

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa memetik melon saat mengunjungi greenhouse BUMDes Suko Jaya Abadi di Desa Sumbersuko, Selasa (14/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa memetik melon saat mengunjungi greenhouse BUMDes Suko Jaya Abadi di Desa Sumbersuko, Selasa (14/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Keberhasilan budidaya melon modern yang dikelola BUMDes Suko Jaya Abadi, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Adinda Denisa. Apresiasi itu disampaikan saat melakukan kunjungan kerja sekaligus mengikuti panen melon di greenhouse milik BUMDes, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Adinda didampingi Kepala Desa Sumbersuko Saiful Ma’arif, Ketua BPD Suwandi, dan Ketua BUMDes Suko Jaya Abadi Khumaidi. Rombongan meninjau secara langsung proses budidaya melon yang dikembangkan sebagai salah satu unit usaha unggulan desa.

Di dalam greenhouse, tanaman melon tumbuh rapi dengan sistem rambat menggunakan tali penyangga. Buah-buah melon yang siap panen tampak menggantung di setiap barisan tanaman, sementara sebagian lainnya masih memasuki fase pembesaran.

Budidaya dilakukan menggunakan bedengan yang dilapisi mulsa plastik di area greenhouse. Metode tersebut dinilai mampu menjaga tanaman dari cuaca ekstrem maupun serangan hama sehingga menghasilkan panen yang lebih berkualitas dan produktif dibandingkan pola budidaya konvensional.

Melihat hasil yang dicapai, Adinda Denisa menilai inovasi yang dilakukan Pemerintah Desa Sumbersuko layak menjadi contoh bagi desa lain dalam mengembangkan potensi ekonomi berbasis pertanian modern.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi Desa Sumbersuko melalui BUMDes Suko Jaya Abadi. Budidaya melon modern ini terbukti berhasil dan mampu menghasilkan produk berkualitas,” ujar Adinda.

Menurut legislator Partai Gerindra itu, program agrowisata melon tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta menggerakkan perekonomian masyarakat desa.

“Program produktif seperti ini layak mendapat dukungan karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Saya berharap budidaya melon ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Pasuruan,” tegasnya.

Kepala Desa Sumbersuko, Saiful Ma’arif, menjelaskan bahwa pengembangan budidaya melon merupakan strategi pemerintah desa dalam menciptakan sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang berkelanjutan. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sektor pertanian.

“Target kami, budidaya melon ini menjadi ikon ekonomi baru Desa Sumbersuko. Dukungan dari DPRD Kabupaten Pasuruan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasar,” jelas Saiful.

Ketua BUMDes Suko Jaya Abadi, Khumaidi, menambahkan bahwa keberhasilan panen tidak lepas dari penerapan teknik budidaya yang presisi. Mulai dari pemilihan bibit, perawatan tanaman, hingga pengendalian lingkungan di dalam greenhouse dilakukan secara terukur.

“Alhamdulillah, kualitas dan cita rasa melon yang kami hasilkan sangat baik. Kami optimistis produk BUMDes Suko Jaya Abadi mampu bersaing di pasar sekaligus menjadi salah satu penggerak peningkatan pendapatan desa,” pungkas Khumaidi.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru