LUBUKLINGGAU, RadarBangsa.co.id – Walikota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Amalul Ummah dan Boarding School MAN 1 Lubuklinggau, Jumat (3/04/2026), di Jalan Lingkar Utara, Sumatera Selatan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fasilitas pendidikan berbasis keagamaan sekaligus mendorong pembinaan karakter generasi muda.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan perwakilan Kementerian Agama. Pembangunan Masjid Amalul Ummah menjadi tonggak baru bagi MAN 1 Lubuklinggau yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di wilayah tersebut.
Proyek ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik masjid, tetapi juga terintegrasi dengan konsep boarding school yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan spiritual siswa.
Dalam sambutannya, Walikota menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut keberadaan masjid sangat strategis sebagai pusat pembinaan moral dan sosial.
“Saya atas nama Pemerintah Kota Lubuklinggau mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga menjadi amal ibadah yang bernilai pahala,” ujar H. Rachmat Hidayat.
Ia menambahkan, masjid tidak sekadar bangunan, melainkan pusat pembinaan akhlak dan kebersamaan. “Masjid ini diharapkan menjadi sumber kekuatan rohani, tempat ibadah yang makmur, serta sarana pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda,” tegasnya.
Kepala MAN 1 Lubuklinggau, Hadi Herdiana, juga menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Ini langkah besar bagi kemajuan sekolah,” katanya.
Pembangunan Masjid Amalul Ummah dinilai akan berdampak luas, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga masyarakat sekitar. Keberadaan fasilitas ini diharapkan memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Selain itu, integrasi dengan boarding school membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan berbasis asrama di Lubuklinggau.
Walikota pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan memakmurkan masjid. “Mari kita hidupkan masjid dengan ibadah, pendidikan, dan kegiatan sosial agar manfaatnya dirasakan bersama,” pungkasnya.
Penulis : Separi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar