Warga Klating Gelar Festival Sedekah Bumi, Bupati Lamongan Ikut Arak-Arakan Tumpeng

Rabu, 30 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) memberikan sambutan saat membuka Festival Seni dan Budaya Sedekah Bumi di Dusun Klanting, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Selasa (29/7/2025). Tampak hadir pula jajaran Forkopimcam Tikung serta tokoh masyarakat setempat. Acara ini menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur warga atas hasil bumi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) memberikan sambutan saat membuka Festival Seni dan Budaya Sedekah Bumi di Dusun Klanting, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Selasa (29/7/2025). Tampak hadir pula jajaran Forkopimcam Tikung serta tokoh masyarakat setempat. Acara ini menjadi ruang pelestarian budaya sekaligus ungkapan rasa syukur warga atas hasil bumi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tradisi tahunan Sedekah Bumi kembali digelar meriah di Dusun Klating, Desa Takeranklating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Ratusan warga tumpah ruah memadati jalan desa pada Selasa (29/7/2025), mengikuti arak-arakan budaya yang menjadi bagian dari Festival Seni dan Budaya Sedekah Bumi.

Dalam prosesi tersebut, warga tampak membawa bakul berisi tumpeng, aneka jajanan pasar, dan hasil bumi. Semua itu merupakan simbol rasa syukur atas rezeki dan keberkahan selama setahun terakhir.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, turut hadir mengikuti rangkaian acara sejak awal. Ia bergabung bersama warga dalam iring-iringan yang dilanjutkan dengan doa bersama, pembagian gunungan, serta tebaran uang koin sebagai bentuk simbolik berbagi dan harapan akan kemakmuran.

“Sedekah bumi ini adalah wujud syukur panjenengan semua. Kalau kita bersyukur, nikmat itu akan ditambah. Yang terpenting, saya dan jenengan harus bersama-sama membangun dan menata hati, agar lingkungan ini memberi kebahagiaan untuk semua,” ujar Pak Yes dalam sambutannya.

Festival ini digelar bertepatan dengan dimulainya musim tanam ketiga. Bagi masyarakat agraris seperti di Klanting, sedekah bumi juga menjadi doa bersama agar musim tanam berjalan lancar dan hasil panen melimpah.

Pak Yes menambahkan, Pemkab Lamongan terus berkomitmen memberikan dukungan terhadap sektor pertanian. Upaya perbaikan jaringan irigasi, pengerukan embung, hingga pembangunan infrastruktur jalan terus dilakukan demi kelancaran distribusi hasil tani.

“Alhamdulillah, panen sebelumnya berjalan sangat baik. Harga juga bersahabat, dan distribusi pupuk lancar. Saya lihat tadi, petani di Klating sudah mulai tanam lagi, ini yang ketiga kalinya. Ini bukti bahwa petani kita makin sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Takeranklating, Yasmu’in, menjelaskan bahwa rangkaian Festival Sedekah Bumi tahun ini digelar selama lima hari. Kegiatan diisi dengan istighosah, ziarah ke makam Mbah Sindu Joyo yang diyakini sebagai pendiri sekaligus pelindung awal dusun—serta pengajian, tradisi tumpengan, dan ditutup dengan pagelaran wayang kulit oleh Ki Dalang Wisnu Jati Pamungkas.

“Tradisi ini bukan sekadar budaya, tapi juga ruang spiritual yang menyatukan masyarakat. Semoga dengan acara seperti ini, rasa syukur kita membawa keberkahan hingga akhir zaman,” tutup Yasmu’in.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru