WFH ASN Kabupaten Malang Resmi Berlaku Setiap Jumat, Ini Aturannya

Kamis, 2 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang memimpin rakor kebijakan WFH ASN di Ruang Anusapati, Rabu 1 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang memimpin rakor kebijakan WFH ASN di Ruang Anusapati, Rabu 1 April 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Malang resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) satu kali dalam sepekan, yakni setiap hari Jumat. Kebijakan ini diputuskan dalam Rapat Koordinator yang dipimpin langsung Bupati Malang,Drs. H. M. Sanusi, M., didampingi Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib, di Ruang Rapat Anusapati, Rabu (1/4) malam.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah yang ditetapkan pada 31 Maret 2026.

Dalam rapat yang turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malang, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Malang itu, Bupati Malang menegaskan bahwa pelaksanaan WFH tetap harus dibarengi pengawasan ketat terhadap disiplin pegawai.

Menurut Sanusi, selama menjalankan WFH, ASN dilarang meninggalkan rumah dan wajib tetap responsif terhadap arahan pimpinan. Mereka juga harus siap hadir sewaktu-waktu apabila dibutuhkan untuk kepentingan pelayanan atau tugas kedinasan mendesak.

Selain itu, presensi wajib dilakukan melalui aplikasi resmi Pemkab Malang secara berkala. Setiap ASN juga diwajibkan menyerahkan laporan hasil kerja harian secara tertulis kepada atasan langsung sebagai bentuk akuntabilitas kinerja.

“Dalam hal kewajiban dan pengendalian ASN, selama WFH pegawai dilarang meninggalkan rumah, wajib responsif terhadap arahan pimpinan, serta siap hadir jika dibutuhkan. Perangkat daerah juga wajib mengoptimalkan penggunaan E-Office, tanda tangan elektronik, dan kanal pengaduan masyarakat,” ujar Bupati Malang, Sanusi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak berlaku bagi sejumlah unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“WFH tidak berlaku bagi jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, camat, lurah, serta unit layanan kedaruratan, ketertiban umum, dan kebencanaan,” jelas Sekda.

Pemkab Malang juga mengecualikan unit layanan kebersihan, persampahan, kependudukan, perizinan, kesehatan, pendidikan, hingga layanan pendapatan daerah dari kebijakan WFH. Artinya, sektor-sektor pelayanan publik vital seperti rumah sakit daerah, puskesmas, sekolah, Mal Pelayanan Publik, dan PTSP tetap beroperasi normal.

Kebijakan ini dinilai sebagai bagian dari transformasi budaya kerja birokrasi yang lebih adaptif terhadap digitalisasi, tanpa mengganggu pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pemkab Malang menegaskan bahwa implementasi WFH ASN ini akan terus dievaluasi untuk memastikan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan tetap terjaga. “Unit layanan publik lainnya yang melaksanakan layanan langsung kepada masyarakat tetap bekerja seperti biasa,” pungkas Sekda Kabupaten Malang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru