Wihaji dan Senator DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Tekankan Peran Keluarga dalam Menangkal Krisis Anak dan Remaja

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendukbangga Wihaji menerima Senator Lia Istifhama untuk membahas tantangan pengasuhan anak dan penguatan fungsi keluarga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Mendukbangga Wihaji menerima Senator Lia Istifhama untuk membahas tantangan pengasuhan anak dan penguatan fungsi keluarga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN (Mendukbangga/BKKBN) Wihaji menegaskan bahwa persoalan anak dan remaja saat ini merupakan alarm serius bagi kualitas pengasuhan keluarga. Anak tidak pernah sepenuhnya salah; orang tua dan lingkungan keluarga harus menjadi fokus pembenahan.

Penegasan ini disampaikan Wihaji saat menerima Senator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, di kantor Mendukbangga/BKKBN, Kamis (15/1). Pertemuan membahas tantangan pengasuhan anak di era digital dan perubahan sosial yang cepat, serta melemahnya fungsi keluarga sebagai institusi utama pembentukan karakter.

“Kalau anak bermasalah, jangan buru-buru menyalahkan anak. Anak tak pernah sepenuhnya salah. Yang harus kita benahi adalah keluarga dan pola asuhnya,” ujar Wihaji. Ia menambahkan bahwa banyak permasalahan yang muncul di ruang publik, seperti tawuran, kekerasan, atau krisis kesehatan mental, sejatinya bermula dari rumah.

Wihaji menekankan perlunya penguatan delapan fungsi keluarga: agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta pembinaan lingkungan. Tanpa delapan fungsi ini berjalan optimal, keluarga kehilangan peran sebagai benteng pertama bangsa.

Mendukbangga/BKKBN menyoroti fenomena “fatherless”, di mana ayah hadir hanya secara ekonomi tetapi minim kehadiran emosional. Kondisi ini diperparah oleh tingginya paparan anak terhadap gawai dan media sosial, sehingga interaksi anak dengan orang tua menurun drastis.

“Pengasuhan tidak bisa diserahkan pada gawai. Negara membutuhkan orang tua yang hadir, memberi teladan, dan membangun dialog dengan anak,” tegas Wihaji. Menurutnya, peran orang tua yang aktif sangat menentukan kualitas generasi muda yang sehat, berkarakter, dan tangguh.

Senator Lia Istifhama menyambut baik penekanan tersebut. “Banyak problem bangsa hari ini berakar dari rapuhnya relasi di rumah. Kalau keluarga kuat, anak akan tumbuh lebih tangguh dan bangsa lebih siap menghadapi tantangan,” katanya. Ia menambahkan bahwa pembenahan keluarga menjadi kunci dalam memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Pertemuan ini menegaskan komitmen Mendukbangga/BKKBN dan DPD RI mendorong kebijakan pembangunan keluarga yang menempatkan orang tua sebagai aktor utama dalam membentuk generasi berkarakter dan berdaya saing.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru