Wisata Petik Klengkeng Sidoarjo Ramai, Pemkab Bidik Ekonomi Desa

Rabu, 1 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat memetik klengkeng di Tulangan, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana saat memetik klengkeng di Tulangan, Selasa (31/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Tren agrowisata di Kabupaten Sidoarjo mulai menunjukkan geliat signifikan. Salah satunya terlihat di Desa Tulangan, Kecamatan Tulangan, melalui kebun Yulianto Garden Farm yang menghadirkan wisata petik klengkeng langsung dari pohon.

Dalam dua pekan terakhir, lokasi ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah seperti Surabaya, Pasuruan hingga Malang Raya. Momentum panen klengkeng menjadi daya tarik utama yang memicu lonjakan kunjungan.

Kebun seluas 1,2 hektare tersebut kini memasuki masa panen kedua sejak dirintis empat tahun lalu. Sedikitnya terdapat 300 pohon klengkeng varietas unggulan new cristal yang mampu menghasilkan sekitar 4 hingga 5 ton buah per musim.

Pengunjung tidak hanya membeli, tetapi juga diberi pengalaman langsung memetik buah dari pohon. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, yakni Rp50 ribu per kilogram, sehingga menjadi alternatif wisata keluarga yang edukatif sekaligus ekonomis.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, turut meninjau langsung lokasi tersebut pada Selasa (31/3/2026). Dalam kunjungannya, ia mencoba memetik dan mencicipi buah klengkeng yang dipanen di lokasi.

“Rasanya manis, daging buahnya tebal, bijinya kecil. Ini salah satu klengkeng unggulan yang potensial dikembangkan di Indonesia,” ujar Mimik.

Ia menilai konsep wisata petik buah seperti ini tidak hanya memberikan nilai rekreasi, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa. Bahkan, dalam kunjungan tersebut, Mimik memborong hasil panen dari dua pohon sebagai bentuk dukungan.

Pemilik kebun, Yulianto, mengatakan sejak dibuka untuk umum, minat pengunjung terus meningkat. Selain menjual hasil panen, pihaknya juga memberikan edukasi terkait teknik budidaya klengkeng.

“Banyak masyarakat menanam tapi tidak berbuah. Padahal perlu perlakuan khusus seperti perangsangan agar bisa berbuah maksimal,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melihat potensi besar dari pengembangan agrowisata berbasis desa. Konsep ini dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, khususnya Tanah Kas Desa (TKD), menjadi sumber ekonomi baru.

Secara nasional, budidaya klengkeng terus berkembang karena varietas seperti new cristal dinilai adaptif di dataran rendah dan memiliki nilai jual tinggi. Di tingkat petani, harga relatif stabil di kisaran Rp40 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Model agrowisata juga terbukti mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian hingga dua hingga tiga kali lipat dibanding penjualan konvensional. Hal ini menjadi peluang strategis bagi daerah dalam memperkuat ekonomi berbasis sektor riil.

Mimik menegaskan, keberhasilan Yulianto Garden Farm bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Sidoarjo.

“Ini bisa jadi role model di tiap kecamatan. Lahan yang sebelumnya tidak produktif bisa diubah menjadi pusat ekonomi baru,” tegasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru