SEMARANG, RadarBangsa.co.id – “Hai Perempuan, Engkau Sudah Merdeka.” Seruan itu menggema di Gedung Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (9/8/2025), saat komunitas Women Movmen menggelar Women Gathering dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Lebih dari 400 perempuan Kristen dari berbagai denominasi gereja dan daerah—mulai Kendal, Semarang, hingga Purwodadi—hadir memeriahkan acara yang dibalut semangat kebangsaan. Panggung menampilkan beragam seni budaya, mulai tarian Sanggar Sekar Taman, karnaval busana kemerdekaan, flashmob, hingga pembagian doorprize. Sejumlah pelaku UMKM anggota Women Movmen juga memamerkan produk unggulan mereka.
Anggota DPRD Jawa Tengah, Rr. Maria Tri Magesti, SE, yang hadir sebagai narasumber, menegaskan bahwa kemerdekaan perempuan bukan hanya soal status, tetapi juga kesempatan untuk berkarya.
“Perempuan Indonesia saat ini sudah merdeka, tetapi perjuangan kita belum selesai. Kemerdekaan sejati adalah ketika perempuan punya akses, kesempatan, dan keberanian untuk menyuarakan nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.
Pengusaha asal Temanggung, Tanty Widyastuti Goss, BA, menambahkan bahwa potensi perempuan melampaui ranah keluarga.
“Kita punya kemampuan luar biasa, baik di dunia usaha maupun masyarakat. Mari manfaatkan kemerdekaan ini untuk saling mendukung dan membangun,” pesannya.
Penanggung jawab acara, Ningsih, berharap kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan.
“Semoga ini menjadi awal gerakan perempuan yang saling menguatkan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya, didampingi suaminya, Paulus.
Apresiasi juga datang dari Ketua Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI), Dwi Raharjo, yang menilai pentingnya peran perempuan dalam gerakan sosial lintas generasi.
“Kami mendukung kegiatan yang membangkitkan semangat nasionalisme dan kepekaan sosial, khususnya dari kalangan perempuan Kristen,” kata Dwi.
Acara ini menjadi ruang silaturahmi dan penguatan bagi perempuan dari berbagai latar belakang, untuk terus melangkah bersama, menebar kasih, dan berkarya bagi bangsa serta negara.
Penulis : Bandi
Editor : Zainul Arifin


















Komentar