Warga Serbu Bazar, Polres Lamongan Salurkan 27 Ton Beras Murah

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Lamongan bersama anggota TNI menyiapkan beras SPHP untuk Bazar Gerakan Pangan Murah di halaman Polsek, Kamis (7/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polres Lamongan bersama anggota TNI menyiapkan beras SPHP untuk Bazar Gerakan Pangan Murah di halaman Polsek, Kamis (7/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Antusiasme warga memadati Bazar Gerakan Pangan Murah Polri (GPMP) yang digelar Polres Lamongan bersama seluruh Polsek jajaran. Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
“Bazar ini kami gelar sebagai bentuk kepedulian, sekaligus menjaga agar harga beras tetap stabil,” kata Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H.

Selama dua hari pelaksanaan, Kamis (7/8/2025) dan Jumat (8/8/2025), total 27 ton beras jenis SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) habis terjual. Beras kemasan 5 kilogram itu dipasarkan seharga Rp58.000 per sak.
“Dengan harga ini, warga bisa mendapatkan beras berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi,” ujarnya.

Data penjualan mencatat, hari pertama tersalurkan 12 ton, sedangkan hari kedua meningkat menjadi 15 ton. Seluruh stok ludes dibeli warga di masing-masing titik pelaksanaan.
“Respons masyarakat luar biasa, bahkan stok cepat sekali habis,” imbuh Kapolres.

Distribusi dilakukan serentak di 27 Polsek dengan jatah masing-masing 1 ton atau setara 200 karung. “Setiap Polsek mendapat jatah sama, dan semuanya terjual habis di lokasi,” jelasnya.

Ia memastikan kegiatan serupa akan terus digelar oleh jajaran Polsek sebagai bentuk komitmen Polri mendukung program pemerintah dalam menjaga harga pangan serta memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok berkualitas.
“Kami akan terus melanjutkan program ini agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas AKBP Agus.

Masyarakat yang hadir pun memberikan apresiasi dan rasa terima kasih. “Alhamdulillah, berasnya bagus dan harganya murah. Ini sangat membantu,” ujar salah satu warga.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru